Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 13:55 WIB

Ibu Menyusui Harus Dapat Dukungan dari Keluarga

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 1 Agustus 2018 | 21:45 WIB

Berita Terkait

Ibu Menyusui Harus Dapat Dukungan dari Keluarga
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ibu menyusui harus mendapatkan banyak dukungan dari orang di sekitarnya yang mereka cintai. Mulai dari suami, orangtua hingga mertua.

Hal tersebut agar ibu menyusui tidak mendapat tekanan atau stres di lingkungan keluarga. Karena, menyusui adalah hal yang indah namun tidak mudah dilakukan. Untuk menghasilkan Air Susu Ibu (ASI) yang baik dan banyak, sang Ibu harus benar - benar bahagia, tidak stres dan tidak sedang dalam tekanan.

"Ibu yang berpotensi mengalami menurunnya produksi ASI adalah mereka yang mengalami stres atau lelah bekerja setelah cuti melahirkan. Ibu yang sakit dalam kurun waktu tertentu sehingga tidak dapat menyusui langsung," papar DR.Dr.Ariani Dewi Widodo,Sp.A(K), dokter spesialis anak konsultan di RSAB Harapan Kita, pada acara peluncuran Unmum digital platform, Jakarta, Rabu, (01/08/2018).

Selain itu, Ibu yang merasa tidak nyaman secara psikologis karena mendapat tekanan dari keluarga ataupun lingkungan sosial.

Ibu sangat disarankan untuk segera melakukan relaktasi ketika tidak memproduksi ASI selama dua minggu berturut - turut dalam masa enam bulan pertama ASI eksklusif. Terutama ketika bayi tidak berusia lebih dari empat bulan.

"Ibu harus lebih intensif untuk menyusui langsung, didukung dengan pijatan laktasi atau dikenal dengan sebutan pijat oksitosin setiap hari," tambahnya.

Bagi para Ibu bekerja, harus benar - benar disiplin untuk memompa dan menyimpan ASI saat mereka sedang di kantor dan selalu menyusui langsung setiap kali berada di rumah bersama buah hati.

"Agar berhasil dalam relaktasi, para Ibu wajib menerapkan teknik yang benar, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan mendapatkan dukungan psikologis dari keluarga dan lingkungan sosial," tambahnya.(tka)

Komentar

x