Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 13:57 WIB

Atasi Kelainan Bibir dan Lelangit Sumbing

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 19 Juli 2018 | 16:30 WIB

Berita Terkait

Atasi Kelainan Bibir dan Lelangit Sumbing
(Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Kelainan bibir dan lelangit sumbing ini mungkin tampak menakutkan dan menyebabkan beban pikiran orangtua.

Prof. dr. Chaula L. Sukasah, SpBP-RE (K), Kepala Divisi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik RSCM-FKUI menjelaskan kelainan ini dapat diatasi dengan hasil yang baik bila ditatalaksana secara multi dan interdisiplin sejak dini, sesuai tahap pertumbuhan dan perkembangan, serta berkesinambungan.

"Kami mengajak orang tua pasien dan masyarakat untuk dapat mengenali secara dini supaya penderita bibir dan lelangit sumbing bisa mendapat akses ke pelayanan yang efektif sejak awal untuk mendapatkan hasil yang baik. Tidak hanya secara estetik namun juga secara fungsional, sehingga dapat menjadi anggota masyarakat yang produktif," ujar Chaula di Jakarta, baru - baru ini.

Dengan adanya pelayanan terpadu di Cleft and Craniofacial Center di RSCM ini tentunya menjadi solusi bagi para orang tua yang memiliki anak dengan bibir dan lelangit sumbing.

"Sebagai rumah sakit umum pemerintah yang juga berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan, kami senantiasa terpacu untuk berinovasi menelurkan berbagai fasilitas medis yang dibutuhkan masyarakat. Kasus bibir dan lelangit sumbing pada anak yang cukup tinggi dan memprihatinkan ini yang mendasari RSCM melahirkan fasilitas unggulannya yang dikhususkan bagi penderita kelainan bibir dan lelangit sumbing ini," tambahnya.

Dengan kehadiran Cleft and Craniofacial Center ini dapat menjadi rujukan nasional dan sarana untuk penyembuhan dan perawatan anak dengan bibir dan lelangit sumbing yang terlengkap dan terpadu mulai dari pelayanan sejak dini, sesuai tahap pertumbuhan dan perkembangan, multi & inter disiplin dan berkesinambungan, sehingga dapat mengurangi jumlah penderita kelainan bibir dan lelangit sumbing yang ada saat ini.

Selain itu, melihat prestasi dari Cleft and Craniofacial Center RSCM-FKUI ini, sudah saatnya kami melakukan bakti social juga ke daerah-daerah yang membutuhkan alih ilmu dan teknologi dari tim ahli kami di CCC RSCM-FKUI, yang juga sebagai bagian dari Tri Darma PerguruanTinggi.

"Kami berpesan kepada para wanita usia reproduktif pada umumnya dan ibu hamil khususnya, untuk menurunkan risiko bayi yang dikandung menderita kelainan bibir dan lelangit sumbing, kiranya dapat lebih memperhatikan asupan gizi selama kehamilan, seperti mengkonsumsi makanan kaya folat, melakukan pola hidup sehat di masa kehamilan, menghindari konsumsi obat-obatan dan alcohol serta menghindari kebiasaan merokok," katanya.(tka)

Komentar

x