Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 19:24 WIB

Heboh Susu Kental Manis

Konsumen Biasakan Baca Label Pangan

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 9 Juli 2018 | 20:10 WIB

Berita Terkait

Konsumen Biasakan Baca Label Pangan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM,Jakarta - Belakangan ramai dibicarakan kandungan susu kental manis. Nah, dari polemik tersebut, para konsemen harus lebih teliti dan membiasakan untuk membaca label pangan.

Mengemukanya polemik terkait produk kental manis justru membuka mata masyarakat bahwa menjadi konsumen yang cerdas merupakan sebuah keharusan. Salah satunya dengan mulai membiasakan diri untuk membaca label pangan (nutrition fact) yang ada di setiap kemasan produk yang akan dikonsumsi.

"Penting bagi masyarakat untuk membiasakan membaca label pangan, nutrition fact juga pesan atau peringatan kesehatannya di kemasan atau kalengnya." ujar Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes RI, Ir. Doddy Izwardy, MA, kepada media saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, baru - baru ini.

Manfaat membiasakan diri membaca label, informasi dan peringatan kesehatan sangat banyak.

Masih menurut Doddy, hal tersebut jadi bisa mengetahui apa saja isi yang terkandung di dalam produk yang akan dikonsumsi, sehingga para konsumen bisa mempertimbangkan manfaat dan risikonya bagi tubuh.

Survei Diet Total (SDT) yang dilakukan Kemenkes pada tahun 2014 menemukan fakta bahwa secara merata hampir di seluruh Indonesia, konsumsi kental manis menjadi pilihan yang tertinggi dikonsumsi di kelompok produk susu dan olahannya.

"Di masyarakat kita temukan bahwa pada prakteknya produk ini diberikan kepada anak Balita dengan cara diseduh atau dicairkan dengan air sehingga menyerupai susu (minuman tunggal)," tuturnya.

Maka tidak mengherankan karena memang masyarakat tidak membaca kemasan, selain itu produk ini dipromosikan atau disebut sebagai susu, sehingga tidak salah bila masyarakat berasumsi bahwa itu dianggap sebagai sumber protein susu dengan harga yang paling terjangkau bermanfaat untuk pertumbuhan.

"Produk kental manis ini tinggi energi dan karbohidrat, namun rendah protein. Karena kandungan gulanya sangat tinggi maka tidak dikategorikan sebagai susu (untuk pertumbuhan). Peruntukannya sebenarnya untuk bahan kue, bukan diperuntukkan untuk minuman tunggal dan diberikan kepada Balita", papar Doddy.(tka)

Komentar

Embed Widget
x