Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 03:17 WIB

Cara Orangtua Dukung Anak Kerjakan Pekerjaan Rumah

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 22 Juni 2018 | 09:25 WIB

Berita Terkait

Cara Orangtua Dukung Anak Kerjakan Pekerjaan Rumah
(Foto: Instagram)

INILAHCOM, Jakarta - Masa liburan masih panjang. Ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengajarkan anak mengerti tentang pekerjaan rumah.

Asisten rumah tangga Anda belum kunjung datang dari kampung halaman? Nah, jika Anda memiliki buah hati yang sudah mulai mengerti mengerjakan pekerjaan rumah, Anda bisa mempergunakan waktu ini untuk lebih dekat dengan anak dan juga mengajarkan hal positif tentang membereskan pekerjaan rumah.

Mengutip dari akun instagram @keluargakita id, Jumat, (22/06/2018), ada beberapa cara untuk mendukung anak dalam membantu mengerjakan pekerjaan rumah. Berikut adalah rinciannya.

1. Instruksi singkat dan jelas

Berikan instruksi dengan singkat dan jelas tentang pekerjaan rumah apa yang harus anak lakukan.

Contoh: Tolong ambil botol bekas minumanmu dan buah ke tempat sampah.

Bukan: Ayo, ini dibuang di mana? Atau, Jangan taruh sampahnya di sini.

2. Contoh dan Praktik langsung

Berikan contoh atau praktikkan langsung bagaimana cara mengerjakan pekerjaan rumah tersebut kepada anak.

Contoh: Ayo, Ibu tunjukkan cara melipat baju.

3. Bijak memuji

Berikan pujian yang tulus, spontan, dan spesifik ketika anak berhasil mengerjakan pekerjaan rumah yang jadi tanggung jawabnya.

Contoh: Kamu rapi sekali melipat baju. Jadi tidak kusut kalau mau dipakai,Kak.

4. Kritik dengan cara yang baik

Saat hasil pekerjaan anak tidak sesuai ekspektasi, sampaikan ekspektasi orangtua dan beri tahu kekurangan anak secara spesifik.

Bukan, menyerah pada pribadi anak.

Contoh: Kak, terimakasih, ya, sudah membantu Ibu memotong buah. Kalau dipotong lebih kecil lagi, jadi lebih mudah dimakan nanti.

Kritik yang berlebihan akan membuat anak jadi malas mencoba lagi.

5. Kesempatan berlatih dan belajar hal baru

Anak membutuhkan kesempatan untuk berlatih dan mempelajari keterampilan baru hingga dapat mengerjakannya dengan baik.

Ajarkan anak dengan sabar serta libatkan anggota keluarga lain, seperti kakak atau adik, dalam mendukung anak menyelesaikan pekerjaan rumahnya dengan baik. (tka)

Komentar

Embed Widget
x