Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 20:19 WIB

Wanita dan Pria Ingin Berpenampilan Menarik

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 25 Mei 2018 | 14:51 WIB
Wanita dan Pria Ingin Berpenampilan Menarik
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Berpenampilan menarik merupakan keinginan bagi setiap pribadi, terutama wanita.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa berpenampilan menarik merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi, baik menarik secara fusik maupun menarik dari dalam diri. Kondisi ini yang kemudian mendorong pertumbuhan industri kecantikan, termasuk klinik estetika sekarang bertumbuh pesat.

Kalau dulu, perawatan kecantikan hanya dapat dinikmati oleh kalangan bangsawan, kali ini siapapun dapat menikmatinya meski tetap bergantung pada kocek yang dimilikinya. Berdasarkan hasil survei Euromonitor International tahun 2016, negara-negara berkembang memiliki kontribusi sebesar 51 persen bagi industri kecantikan global, termasuk di antaranya Indonesia yang mem'mki pasar yang dinamis. Bahkan, Indonesia diestimasikan akan menjadi pasar pertumbuhan utama untuk industri kecantikan pada 2019 mendatang.

Pernyataan di atas semakin diperkuat oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang mengatakan bahwa industri kecantikan dalam negeri tumbuh 20 persen pada tahun 2017. Pertumbuhannya sampai dua digit atau empat kali Iipat dari pertumbuhan ekonomi nasional. Kemenperin pun menempatkan industri kecantikan sebagai sektor andalan dalam Rencana lnduk Pembangunan lndustri Nasional (RIPIN) tahun 2015-2035.

Mencermati hasil survei dua tahun berturut-turut tersebut, menandakan bahwa dunia estetika sudah bukan lagi hal yang bisa dianggap sepele. Kini, pria dan wanita baik tua dan muda suaah mulai sadar akan pentingnya merawat tubuh dan kulit mereka. Penampilan menjadi salah satu faktor penting yang mampu menciptakan rasa percaya diri bagi mereka. Harapannya, dengan terlihat menarik dan percaya diri, seseorang dikatakan akan dapat bekerja dengan baik bagi lingkungan maupun kariernya. Segala aura positif dalam dirinya pun akan muncul tanpa diduga dan disengaja.

"Banyak kisah indah yang saya dengar langsung dari pasien-pasien kami diruang perawatan, bagaimana prosedur estetika ini bisa membawa hidup mereka ke arah yang positif," ujar dr. Olivia Ong, Founder Jakarta Aesthethic Clinic (JAC), Jakarta, Kamis, (24/05/2018).

Tanpa disadari pula, sekarang ini banyak perusahaan yang sudah mulai menempatkan syarat berpenampilan menarik pada kategori pelamar. Syarat mini bahkan bersifat mutlak bagi posisi tertentu, yang berlaku bagi pria dan wanita. Tak ayal, kalau muncul data riset lain yang mengatakan bahwa saat ini terdapat 4 prosedur estetlka yang paling banyak dilakukan orang di seluruh dunia antara lain Soft Tissue Filler, Botulinum Toxin, Skin Tightening, dan Body Contouring.

Bukti lain yang diakui oleh dr. Olivia Ong, adalah meningkatnya jumlah pasien JAC yang cukup signifikan. Di tahun kesepuluh sejak dr. Olivia Ong merintis JAC diawal sampai pindah ke gedung baru di Gunawarman 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat ini pasien JAC sudah mencapai total 5.295 pasien. Peningkatan persentasi pasien sekitar lebih kurang 30 persen per tahunnya dengan dominasi jenis perawatan Soft Tissue Filler yang paling digemari.

"Soft Tissue Filler, Botulinum Toxin, Peeling Komedo, Skin Tightening dan Body Contouring telah menjadi treatment-treatment favorit pasien yang datang khusus ke JAC," tambah dokter yang sudah memulai praktek kedokteran estetika sejak 2008. (tka)

Komentar

Embed Widget

x