Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 09:07 WIB

Waspadai Alergi yang Dialami Buah Hati

Oleh : Aris Danu | Jumat, 18 Mei 2018 | 17:26 WIB

Berita Terkait

Waspadai Alergi yang Dialami Buah Hati
(Foto: inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta-Alergi bisa terjadi pada siapa saja karena masalah ini kerap dihadapi banyak orang. Alergi muncul sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya.

Beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, serta serbuk sari. Saat tubuh pertama kali berpapasan dengan sebuah alergen, tubuh akan memproduksi antibodi karena menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya.

Jika tubuh kembali kontak dengan alergen yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi terhadap jenis alergen tersebut. Hal inilah yang memicu pelepasan senyawa kimia dalam tubuh (histamin) dan menyebabkan gejala-gejala alergi.

Terkait alergi, yang menjadi kekhawatiran berlebih adalah ketika hal itu dialami oleh si buah hati. Lantas bagaimana cara mengatasi alergi pada anak?

Dokter Reisa Broto Asmoro memberikan beberapa tips. Salah satunya selektif memilih berbagai hal yang berkaitan dengan alergi.

"Anak pertama saya itu alergi berat, utamanya cokelat. Jadi kulitnya kena dermatik, sering banget. Jadi saya harus hati-hati menanganinya," kata dokter Reisa saat mengisi acara Talkshow by PURE Baby di acara 'Festival Ibu dan Buah Hati' di Intermark BSD City, Tangerang Selatan, baru-baru ini.

Pencegahan yang dilakukan dokter Reisa adalah dengan membatasi makanan pada anaknya, terutama cokelat. Sebab, selama ini anaknya masuk kategori alergi makanan serius, bahkan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kalau jajan sembarangan sih belum dibatasi. Kalau cokelat iya, segala macam cokelat dia nggak boleh karena alergi dan alerginya juga fatal, bisa sampai kejang-kejang. Dia pernah diare hebat juga dan sempat masuk PICU. Jadi saya trauma deh, kalau untuk makanan dia sudah tahu. Kalau ditawarin sama orang dia tahu kalau nggak boleh nanti sakit," paparnya.

Sementara itu, untuk meminimalisir iritasi pada anak, beberapa cara bisa digunakan. Seperti menggunakan detergent tanpa SLS.

"Sudah lama anjuran ini, namun ternyata belum banyak perusahaan yang menerapkannya pada produk bayi. Padahal SLS ini bisa menyebabkan banyak masalah salah satunya dermatitis ini. Pilih lah produk yang tidak mengandung SLS serta bahannya alami," kata Brand Manager Pure Baby, Liliana Saragih dalam kesempatan yang sama. [adc]

Komentar

x