Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:10 WIB

Pariwisata Tidak Lepas dari Dua Hal

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 7 Mei 2018 | 17:14 WIB

Berita Terkait

Pariwisata Tidak Lepas dari Dua Hal
I Gde Pitana selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1, - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - I Gde Pitana selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1, menjelaskan, ketika berbicara tentang pariwisata, tidak lepas dari dua hal. Apa saja?

Menurutnya, dua hal tersebut adalah yang pertama, keaslian atau bisa disebut otentik. Setiap daerah memiliki keaslian atau otentik khas yang dapat menjadi salah satu daya tarik pariwisata.

"Kedua adalah unik. Setiap daerah memiliki keunikan dalam arti adalah sebuah kesenian. Ini juga menjadi salah satu daya tarik dari setiap daerah untuk menarik wisata.

"Berbicara tentang Festival Tiga Gunung di Lembata, tentunya memiliki dua hal tersebut. Uniknya dari kesenian Lembata tidak bisa dilihat dari daerah lain," papar I Gde Pitana di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin, (07/05/2018).

Masih menurutnya, dari segi budaya tidak diragukan lagi bahwa Kabupaten Lembata bisa menjadi modal budaya Pariwisata.

"Kita bisa lihat kainnya, musik, tarian, dan itu tidak bisa ditemukan di daerah lain. Ini modal yang sangat kuat bisa menjadi faktor utama yang kuat untuk pariwisata," tambahnya.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sangat mendukung Festival Tiga Gunung Lembata (F3G) 2018 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara ini akan berlangsung pada 22-29 September 2018.

Pada festival tersebut, menapilkan keunikan dari tiga gunung, yaitu Ile Lemotolok, Ile Batubara, dan Il Werung sebagai daya tarik wisata alam. Ketiganya hanya bisa dilihat di Kabupaten Lembata. (tka)

Komentar

Embed Widget
x