Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 17:45 WIB

Manfaat Kesehatan Ketika Menyusui Bagi Ibu

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 26 April 2018 | 11:10 WIB

Berita Terkait

Manfaat Kesehatan Ketika Menyusui Bagi Ibu
(Foto: inilahcom/MU Kartikawati)

INILAHCOM, Jakarta - Seorang ibu yang memberikan ASI (Air Susu Ibu), memilik peluang 80 persen terhindari dari tekanan darah tinggi.

Karena itu, menurut dr. Ray Basrowi, MKK, para ibu menyusui dapat terhindar dari penyakit kardiovaskular. Hal ini adalah bagian dari penyakit degeneratif yang bisa menyerang banyak orang.

"Peluangnya adalah terhindari dari dua kali kemungkinan terserang penyakit jantung," papar Ray Basrowi saat ditemui di acara Seminar dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2018, Pekerja Perempuan Sehat Penentu Generasi Penerus Bangsa, Kemenkes, Jakarta, Kamis, (26/04/2018).

Kemudian, ibu yang memberikan ASI esklusif, juga dapat terhindar dari penyakit keganasan seperti kanker yang menyerang organ - organ reproduksi.

"Kanker ovarium, dapat ditekan sampai nol. Ini adalah manfaat memberikan ASI esklusif kepada anak, setidaknya pada enam bulan," tambah Ray.

Selanjutnya,indeks kebahagiaan ibu yang memberikan ASI, jauh lebih tinggi dibanding ibu yang tidak memberikan ASI kepada anaknya. Ibu yang bahagia, akan membuat rumah tangga lebih baik.

"Kesuksesan dalam membangun rumah tangga itu ada di tangan seorang ibu. Jadi berhasil atau tidak sebuah rumah tangga semua adalah berpengaruh dari peran seorang ibu," ujarnya.

ASI esklusif juga dapat menjadi kontrasepsi alamiah untuk setiap ibu. Hal ini berlaku hanya enam bulan saja.

"Jadi, seorang ibu yang menyusui jangan takut ketika tidak mendapatkan menstruasi selama enam bulan. Hal ini karena para ibu memberikan ASI esklusif kepada anak," katanya.

Pemberian ASI esklusif bisa menjadi salah satu faktor untuk weight management management post partum. Berat badan dapat turun lebih cepat saat 8 - 10 bulan.

"Tapi, setelah ibu tidak lagi memberikan ASI kepada anak, berat badan akan kembali meningkat," katanya.(tka)

Komentar

x