Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 08:17 WIB

Berburu Kerajinan Khas Sumatera Utara di INACRAFT

Oleh : Aris Danu | Selasa, 24 April 2018 | 22:05 WIB

Berita Terkait

Berburu Kerajinan Khas Sumatera Utara di INACRAFT
(Foto: inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta-Pameran Kerajinan Internasional terbesar di Tanah Air, International Handicraft Trade Fair (INACRAFT 2018) kembali digelar di JHCC Senayan, Jakarta mulai tanggal 25-29 April 2018.

Memasuki tahun ke-20 kali ini, pameran tersebut menampilkan produk kerajinan, seni dan atraksi budaya Sumatera Utara. Tahun ini INACRAFT mengangkat Sumatera Utara sebagai ikon pameran dengan tema "The Loftiness of North Sumatra" mendampingi tema sentral INACRAFT "Colouring the World".

"Jadi disamping menampilkan produk kerajinan, ikon provinsi ini juga akan mengisi acara pembukaan dengan pagelaran kesenian seni musik dan hiburan budaya berupa tari-tarian selama pameran," kata Project Officer INACRAFT 2018, Hadi Sunarno, di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Pameran tahun ini diikuti sebanyak 1.395 peserta dari seluruh pelosok tanah air. Mereka adalah para perajin, pengusaha, produsen, dan eksportir kerajinan. Beragam produk kerajinan siap memanjakan pengunjung khususnya kaum perempuan.

Menariknya, selain kerajinan lokal, pameran ini juga diikuti beberapa negara sahabat seperti Jepang, Polandia, Uzbekistan, Korea Selatan dan beberapa negara anggota ASEAN tergabung dalam AHPADA (ASEAN Handicraft Promotion & Development Association).

"Dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang, beberapa produk kerajinan kolaborasi Indonesia dengan Jepang juga akan hadir di INACRAFT. 16 tamu Jepang yang terdiri dari para pengrajin tenun Jepang akan hadir di pameran ini," ujar Fitri Kuroda, Perwakilan Hubungan Kerjasama Indonesia-Jepang.

Sementara itu menurut Waketum ASEPHI Bidang Promosi dan Kelembagaan, Gusmardi Bustami, pameran kali ini juga memberi kesempatan kepada para pengraji dari kalangan difabel.

"Kami juga akan memberikan perhatian khusus dengan memberikan fasilitas promosi kepada kelompok Baduy Craft Banten dan Komunitas Diffabel dari Kriya Mata Kuching Bandung di acara ini," kata dalam kesempatan yang sama.

Selain pameran kerajinan, INACRAFT 2018 juga menyelenggarakan beberapa kegiatan lain untuk menyemarakkan kegiatan seperti Business Matching, Craft Workshops yang dapat diikuti oleh seluruh pengunjung. Seminar bertajuk "Wastra Indonesia: The Emerging World Fashion Identity" & Deklarasi Hologram Batik Asli Bergaransi hingga Kelar Kelir Workshop bersama Museum Tekstil Indonesia. [adc]

Komentar

Embed Widget
x