Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 Agustus 2018 | 05:19 WIB

Nutrisi dan Stimulasi Bentuk Anak Generasi Maju

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 18 April 2018 | 14:30 WIB

Berita Terkait

Nutrisi dan Stimulasi Bentuk Anak Generasi Maju
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dasar dari nutrisi yang baik adalah dengan nutris yang tercukupi. Untuk itu harus ada stimulasi. Bagaimana cara stimulasi anak agar bisa menjadi generasi maju?

Menurut pakar psikolog Anna Surti, dengan adanya stimulasi untuk anak, hasilnya, anak dapat cedas berkembang, mandiri, bisa menjadi anak yang supel dan gampang bergaul.

"Anak itu bukan hanya perlu nutrisi, tetapi juga perlu stimulasi. Orangtua harus mengetahui hal ini dan menyadari pentingnya stimulasi anak sejak dini," papar pakar psikolog Anna Surti, saat ditemui di acara SGM Eksplor Dukung Anak Indonesia Jadi Generasi Maju, Jakarta, Rabu, (18/04/2018).

Generasi maju adalah anak - anak yang memang punya berbagai potensi. Sebagai orangtua, Anda pastinya berharap anak - anak bisa punya tubuh tinggi dan kuat. Karena itu, bisa dilakukan sejak dini secara perlahan agar anak bisa terbentuk sesuatu yang benar - benar baik untuk di dalam diri.

Setiap orang tua pasti mengharapkan masa depan yang terbaik bagi anaknya. Untuk itu, orang tua akan selalu berjuang dengan berbagai cara untuk memastikan anaknya dapat memperoleh kesempatan untuk kesuksesan serta kehidupan yang lebih baik dimasa depannya.

Setiap anak adalah individu yang unik dan memiliki kesempatan serta potensi untuk berkembang. Salah satu langkah penting yang patut dilakukan oleh orang tua adalah memahami tahapan serta aspek-aspek potensi anak sehingga dapat mendukung si kecil menjadi generasi maju.

Masih menurutnya, untuk mendorong anak memiliki 5 Potensi Prestasi Anak Generasi Maju, orang tua harus menggali lima aspek tumbuh kembang anak yang saling berkaitan satu dengan yang lain agar ia dapat memiliki tumbuh kembang yang optimal, yaitu dari aspek fisik, kognitif, emosi, bahasa & sosial.

"Orang tua diharapkan dapat secara bertahap dan terus menerus menstimulasi kelima aspek tumbuh kembang ini yang dapat mendukung si kecil menjadi anak generasi maju. Hal ini diperlukan karena lima potensi anak generasi maju tidak tumbuh instan, namun perlu dikembangkan sejak dini," tambahnya.(tka)

Komentar

Embed Widget

x