Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 Juni 2018 | 22:53 WIB
 

Rancang Liburan

Yuk Intip 13 Festival Terbesar di Dunia

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 15 April 2018 | 16:30 WIB
Yuk Intip 13 Festival Terbesar di Dunia
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sebelum merancang agenda liburan, ada baiknya Anda melihat beberapa acara terbesar di dunia yang bisa menjadi referensi liburan mendatang.

Keliling dunia menjadi salah satu impian banyak orang, terlebih bagi Anda yang memiliki hobi travelling. Terdapat festival kebudayaan yang sering diadakan setiap tahun di sebuah daerah adalah salah satu cara terbaik.

Mengutip dari siaran pers yang diterima, Jakarta, Minggu, (15/04/2018), selain Indonesia, dunia juga memiliki banyak festival yang tidak bisa Anda lewatkan sebagai seorang traveler. Mungkin Anda tidak bisa mengunjunginya semuanya dalam satu kehidupan, namun untuk festival-festival berikut sepertinya tidak bisa dilewatkan oleh traveler manapun di dunia.

Tunggu apalagi? Segera pesan tiket pesawat Anda dan rasakan sensasinya sekali seumur hidup.

1. The Rio de Janeiro Carnival Brazil

Dikenal oleh dunia dan menjadi festival terbesar kedua di dunia, Rio de Janeiro Carnival memang selalu meriah setiap tahunnya. Ribuan wisatawan dunia dipastikan hadir untuk melihat berbagai kustom megah yang dikenakan oleh peserta karnival.

2. Boryeong Mud Festival Korea Selatan

Selain K-Pop, Korea Selatan juga ternyata berhasil menarik perhatian dengan festival lumpur ini. Inilah tempat bermain lumpur sepuas-puasnya dengan banyak permainan, seperti kolam lumpur, perosotan lumpur, kompetisi lumpur, dan penjara lumpur yang pernah menarik wisatawan sebanyak 2,2 millyar pertahun.

3. White Night Festival Russia

Biasanya diselenggarakan di St. Petersburg, Russia, festival kesenian ini terbilang cukup besar jika melihat keterlibatan orang-orangnya. Banyak pertunjukkan yang bisa Anda saksikan, mulai dari ballet, opera, pertunjukkan musik, hingga berbagai macam tarian tradisional maupun kontemporer.

Diselenggarakan pada bulan Mei hingga Juli, pesta kembang api dalam festival ini menjadi salah satu pertunjukkan yang ditunggu banyak orang.

4. Running of The Bulls Spanyol

Pantaslah jika Spanyol dijuluki negeri Matador atau sang penakluk banteng. Karena selain pertunjukkan menaklukkan banteng dalam sebuah arena, Spanyol juga memiliki festival lain yang melibatkan hewan bertanduk yang terkenal kuat ini.
Sebanyak 6 banteng liar akan dilepaskan dijalanan berpagar dan mengejar peserta dengan seragam putih dengan kait ikat pinggang berwarna merah. Para peserta hanya perlu menghindar dari amukan banteng yang berlari kencang dan tanduknya yang tajam.

Meskipun tergolong dalam festival yang berbahaya, namun wisatawan maupun warga lokal tetap antusias untuk mengikutinya. Biasanya festival ini diadakan pada tanggal 6-14 Juli.

5. Holi India

Festival besar umat Hindu ini biasa diselenggarakan di India maupun Nepal. Dalam festival ini ribuan orang akan turun ke jalan dengan iringan musik India dan tarian tradisional.

Selain ikut bergoya, melempar holi dengan warna-warna yang cerah menjadi pertunjukkan yang sangat menarik untuk ditonton atau diikuti. Sekarang, selain dirayakan oleh umat Hindu di dua negara tersebut, Holi juga diikuti oleh banyak wisatawan mancanegara.

6. Carnival of Venice Italia

Carnival of Venice ini juga sudah terkenal di berbagai belahan dunia. Orang-orang akan mengenakan kostum warna-warni dengan topeng dan berkeliling di setiap sudut Venice mirip sebuah pesta topeng, namun dengan skala lebih besar.
Untuk memeriahkan festival ini, beberapa pertunjukkan seperti musik, juggling, hingga melihat kapal-kapal berwarna-warni lalu lalang menjadi kegiatan yang bisa wisatawan nikmati.

7. Harbin Ice and Snow Festival Tiongkok

Jika Anda pernah terkagum-kagum dengan angsa yang terbuat dari es, di Harbin Ice Snow Festival Anda bisa melihat kastil yang terbuat dari es. Bukan hanya satu, tapi bisa belasan dan masih banyak bentuk lain yang dibuat dari es.
Dengan dihiasi lampu laser, festival yang berlangsung selama 1 bulan penuh di bulan Januari dijamin akan membuat Anda tak berhenti terkagum-kagum.

8. Dia De Los Muertos Mexico

Ini adalah sebuah perayaan untuk mengenang semua anggota keluarga yang telah meninggal. Dilaksanakan setiap tanggal 1-2 November tepat setelah hari Helloween di mana setiap orang akan berpakaian layaknya kustom orang meninggal dan muka yang make up bak tengkorak.

9. Pingxi Lantern Festival Taiwan

Mirip dengan yang diselenggarakan oleh umat Budha di Borobudur setiap Waisak, bedanya umat Budha di Taiwan merayakannya setiap tahun pada tahun baru china. Saat ribuan lampion diterbangkan, doa-doa juga diselipkan dengan harapan bisa sampai kepada sang pencipta di atas sana.

10. La Tomatina Spanyol

Jika festival banteng terlalu mengerikan bagi Anda, datang pada saat festival tomat juga terdengar menyenangkan. Seluruh jalanan penuh dengan orang dan berton-ton tomat digunakan sebagai senjata untuk menyerang orang lain. Diselenggarakan setiap tahun pada hari Rabu terakhir di bulan Agustus, festival perang tomat ini adalah festival makanan terbesar di Spanyol.

11. Songkran Water Festival Thailand

Tahun baru Thailand yang selalu dihadiri cuaca yang sangat terik memang jadi waktu paling tepat untuk festival ini. Semua orang yang turun ke jalan 'berperang' dengan saling melemparkan air satu sama lain. Anda diperbolehkan memilih 'senjata', seperti ember, selang, dan pistol air. Bahkan gajah saja ikut berperang dengan menyemburkan air kepada para peserta.

12. Albuquerque International Baloon Fiesta New Mexico, USA

Penasaran terbang dengan balon terbang, festival balon udara di New Mexico bisa menjadi salah satu cara merealisasikan impian Anda. Diadakan selama 9 hari, akan ada ratusan balon berwarna-warni yang akan mengudara dan menghiasi cakrawala. Selain sunset dan sunrise, inilah saat Anda sangat mencintai langit.

13. Battle of Oranges Ivrea, Italy

Berbeda dengan Spanyol, Italy festival perang makanan di Italy justru menggunakan jeruk. Sambil mengenakan kostum berwarna merah dan oranye yang mencolok, para peserta menggunakan tote bag untuk membawa 'amunisi'. Setiap orang saling serang dengan jeruk dan jalanan berubah menjadi lautan jeruk yang berantakan di mana-mana. (tka)

Komentar

 
Embed Widget

x