Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 12:12 WIB

Jangan Stres dan Takut Menjadi Pasien Diabetes

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 13 April 2018 | 12:15 WIB

Berita Terkait

Jangan Stres dan Takut Menjadi Pasien Diabetes
Em Yunir - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tidak jarang, orang yang pertama kali mengetahui terkena diabetes langsung panik dan stres. Hal ini seharusnya tidak dilakukan.

Menurut Em Yunir, departement of internal medicine, faculty of medicine, University of Indonesia, pasien diabetes tidak perlu takut ketika terkena diabetes. Intinya adalah kelola dengan baik.

"Kalau dikelola dengan baik, akan bisa turun gula darahnya sehingga seperti orang biasa. Kemudian adalah dengan cara olahraga," papar Em Yunir saat ditemui di acara Diabetes dan family lindungi keluarga dari diabetes, Jakarta, Jumat, (13/04/2018).

Yang menjadi masalah adalah kepatuhan dan ketaatan seseorang melaksanakan sesuatu yang menjadi arahan tenaga kesehatan atau dokter. Menurut Em Yunir, ini yang menjadikan para pasien semakin tidak bisa kontrol kadungan gula dalam darahnya.

"Terkadang, pasien diabetes tetap melakukan sesuatu yang diinginkan tetapi ternyata salah menurut dokter. Pasien diabetes, ternyata banyak yang lebih percaya obat herbal. Padahal, isinya belum tentu diketahui. Sehingga muncul dampak - dampak yang tidak diinginkan," tambahnya.

Prevalensi diabetes di Indonesia mengalami peningkatan dari 5,7 persen pada 2007 menjadi 6,9 persen atau sekitar 9,1 juta jiwa pada 2013. Kemudian, data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017 menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke - 6 dunia dengan jumlah penderita diabetes sebanyak 10,3 juta jiwa. (tka)

Komentar

Embed Widget
x