Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 19:59 WIB

Pentingnya Perempuan Mengerti Literasi Keuangan

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 5 April 2018 | 16:40 WIB

Berita Terkait

Pentingnya Perempuan Mengerti Literasi Keuangan
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Memberikan pendidikan keuangan kepada perempuan sangat penting. Hal tersebut karena perempuan menjadi ujung tombak dalam mengatur keuangan di dalam rumah tangga.

Nini Sumohandoyo, Corporate Communications & Sharia Director Prudential Indonesia menjelaskan, salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan pada 2017 oleh Prodential adalah program - program literasi keuangan. Mulai dari, literasi keuangan untuk anak - anak hingga perempuan. Kemudian, pemberian dua mesin apheresis untuk rumah sakit di Makasar dan Bandung, dan juga bermitra dengan Universitas Indonesia dalam membuka program S1 Aktuaria. Semua kegiatan CSR tersebut menjadi bagian dari laporan hasil kinerja keuangan 2017 Prudential, Jakarta, Kamis, (05/04/2018).

Dalam menjalankan salah satu CSR tersebut pihaknya bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pariwisata, Kementerian Sosial, dan Kementerian Perdagangan. Para perempuan yang tergabung dalam binaan UKM dikumpulkan dalam suatu pertemuan untuk diberikan pembekalan tentang ekonomi.

"Para ibu - ibu hadir. Mereka ada yang berdagang, ada yang bawa anak, karena sangat antusias untuk mengikuti penyuluhan literasi keuangan perempuan. Kami memberikan modul tentang keuangan yang sangat dasar," papar Nini.

Masih menurutnya, salah satu hal yang penting adalah mengajarkan tentang bagaimana perempuan dalam rumah tangga bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Hal ini biasa menjadi permasalahan dalam kehidupan sehari - hari.

"Kita ajarin secara basic, bedanya kebutuhan dan keinginan. Misalnya, yang menjadi kebutuhan adalah makan. Kalau keinginan biasa lebih ingin membeli baju," tambah Nini.

Tidak hanya itu, menghitung pengeluaran dan pemasukan menjadi salah satu hal yang penting. Ini adalah hal yang paling basic pada aliran keuangan di rumah tangga.

"Kemudian, secara sederhana menghitung pemasukan dan pengeluaran sehari - hari. Kita ajarin ibu - ibu enggak hanya tentang asuransi saja. Siapa yang sudah punya acount di bank tapi mereka simpan uang di rumah. mereka suka takut ke bank," ujarnya.

Untuk belajar asuransi, para ibu - ibu rumah tangga diajarkan tentang bagaimana pentingnya memiliki asuransi jiwa. Hal ini sangat penting melindungi diri dan anggota keluarga tercinta.

"Semua diajarkan oleh para agen prudential yang ada di daerah. Misalnya, ketika ada acara di Bandung, agen tersebut menggunakan bahasa Sunda. Jadi pesannya lebih sampai," ungkapnya.(tka)

Komentar

Embed Widget
x