Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 Agustus 2018 | 13:16 WIB

Pemecatan Dokter Terawan, Menkes Siap Mediasi

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 5 April 2018 | 15:10 WIB

Berita Terkait

Pemecatan Dokter Terawan, Menkes Siap Mediasi
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek menyatakan masalah pemecatan dokter Terawan sebagai urusan internal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan diselesaikan pula secara internal.

Namun bila belum dilakukan, Menkes Nila F. Moeloek bersedia memediasi pertemuan antara IDI dan dr. Terawan, seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima INILAHCOM, Jakarta, Kamis, (05/04/2018).

Perlu diketahui, dokter Terawan Agus Putranto yang menjabat sebagai Kepala RSPAD Gatot Soebroto mendapat sanksi dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pengurus Besar IDI berupa pemecatan sementara selama 12 bulan dari keanggotaan IDI. Selain itu, rekomendasi izin praktiknya pun dicabut.

Pemecatan sementara dokter Terawan karena dianggap melakukan pelanggaran etika, yakni pada metode "cuci otak" yang dilakukannya belum evidense base, melakukan iklan, memuji diri sendiri berlebihan, dan testimoni pasien.

Menanggapai hal ini, Menkes menyatakan bahwa hal ini merupakan urusan internal profesi dokter atau tindakan keorganisasian dari IDI.

Disarankannya agar IDI melakukan komunikasi antar organisasi dengan MKEK, Persatuan Dokter Spesialis Radiologi (PDSRI) dan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) untuk mengonfirmasi dan menyamakan pandangan dalam menyampaikan pernyataan di depan publik.

Termasuk langkah-langkah tindak lanjut yang tepat sesuai dengan ketentuan dan standar kedokteran, namun juga dapat diterima publik.

Sampai saat ini, Kemenkes sedang dalam proses komunikasi dengan IDI, MKEK dan organisasi profesi untuk mendalami fakta dan persoalan yang sebenarnya. Setelah itu akan dilakukan mediasi mencari solusi terbaik.(tka)

Komentar

Embed Widget

x