Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 03:29 WIB
 

Kerusakan Saraf Tepi Terjadi pada Pasien Diabetes

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 19 Maret 2018 | 05:15 WIB
Kerusakan Saraf Tepi Terjadi pada Pasien Diabetes
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Pasien diabetes biasanya kerap mengalami kesemutan, rasa baal atau mati rasa. Keadaan ini sangat berpengaruh pada saat menjalankan aktivitas.

Prof Dr. Rima Obeid, dari Saarland University Hospital, menjelaskan kerusakan saraf tepi umum terjadi pada pasien diabetes. Pasien diabetes mengalami kehilangan Vitamin B1 melalui urin dan pada pasien diabetes kronik yang diterapi dengan metformin (obat yang sering digunakan sebagai terapi pada pasien diabetes).

"Kemudian pada pasien-pasien diabetes stadium lanjut dengan komplikasi, kadar Vitamin B12 menurun sehingga dibutuhkan asupan kombinasi Vitamin Neurotropik untuk memenuhi kebutuhan tubuh," ujar Prof Dr. Rima Obeid, di Jakarta Pusat, baru - baru ini.

Karena itu, masih menurutnya, kombinasi Vitamin Neurotropik (kombinasi Vitamin B1, B6 dan B12) terbukti lebih efektif dalam mencegah dan mengatasi penyakit neuropati dibandingkan dengan mengonsumsi Vitamin Neurotropik tunggal.

"Vitamin Neurotropik tunggal adalah Vitamin B1, B6 atau B12 secara terpisah. Kombinasi Vitamin Neurotropik dapat mengurangi gejala kerusakan saraf tepi seperti rasa nyeri, mati rasa, kesemutan dan menurunnya sensasi. Dalam kondisi terjadinya inflamasi, penguraian Vitamin B6 meningkat sehingga mengurangi rasa nyeri," tambahnya.(tka)

Komentar

Embed Widget

x