Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Mei 2018 | 03:26 WIB
 

Orangtua Harus Bantu Anak Remaja Sadar Kesehatan

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 1 Maret 2018 | 16:10 WIB
Orangtua Harus Bantu Anak Remaja Sadar Kesehatan
(Foto: zeenews)

INILAHCOM, New Delhi - Perhatian bagi para orangtua. Ada baiknya, membantu anak remaja Anda lebih sadar soal pentingnya kesehatan. Mengapa?

Mengutip dari zeenews, Kamis (1/03/2018), menurut sebuah penelitian, menjaga kebiasaan untuk tidak menjalankan gaya hidup yang tidak sehat pada remaja dapat mengurangi risiko obesitas di kemudian hari. Hal ini lebih dari sekedar mengurangi kebiasaan makan.

Para periset menjelaskan, tidak hanya junk food namun kombinasi perilaku tidak sehat seperti gaya hidup remaja meningkatkan risiko kelebihan berat badan di masa dewasa. Studi tersebut menemukan bahwa asupan kalori di kalangan remaja belum berubah, namun kebiasaan seperti berolahraga, merokok, penggunaan narkoba dan konsumsi alkohol meningkat seiring berjalannya waktu.

Karena itu, penting untuk menargetkan perilaku berisiko ini bersama-sama, dan lebih awal, sebelum menjadi kebiasaan.

"Remaja dengan obesitas sering mempertahankan status berat badan mereka sampai dewasa, meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, diabetes, dan tekanan darah tinggi," kata Rachel Laxer, mahasiswa doktoral di University of Waterloo di Ontario, Kanada.

"Praktisi kesehatan masyarakat harus menargetkan kelompok perilaku berisiko dengan menggunakan pendekatan komprehensif dan multi-cabang," tambah Laxer.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di Plos One, tim peneliti memasukkan siswa sekolah berusia antara 13 sampai 17 tahun, di kelas sembilan dan sepuluh tahun. Berdasarkan perilaku mereka yang dilaporkan, remaja tersebut tergolong atlet sekolah menengah atas, pengguna zat aktif cukup, atau sadar kesehatan.

Hasilnya mencatat bahwa meskipun kelompok tersebut mengalami peningkatan yang serupa dengan status berat badan mereka selama bertahun-tahun setelah diikuti, siswa di kelompok yang sadar kesehatan memiliki bobot tubuh paling sehat pada awal penelitian.

"Intervensi dan modifikasi perilaku tidak sehat sebelumnya mungkin memiliki dampak yang lebih besar daripada selama masa remaja. Strategi promosi kesehatan yang menargetkan anak muda dengan tingkat risiko lebih tinggi saat memasuki sekolah menengah pertama mungkin adalah cara terbaik untuk mencegah atau menunda timbulnya obesitas dan mungkin memiliki hasil kesehatan masyarakat yang lebih baik selama jangka panjang, "kata Laxer.(tka)

Komentar

 
Embed Widget

x