Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 06:23 WIB
 

Bungasari Ajak Masyarakat Membuat Mie Berkualitas

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 25 Februari 2018 | 17:45 WIB
Bungasari Ajak Masyarakat Membuat Mie Berkualitas
(Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Pada ajang Noodle Market Festival 2018 selama empat hari, yakni pada 2225 Februari 2018 di Terrace Walk Lippo Mall Puri, Jakarta, Bungasari berbagi rahasia seputar strategi bisnis mie..

Direktur Sales and Marketing PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya menyatakan, berdasarkan dari pengalaman-pengalaman menarik dari para pelanggan, peluang berbisnis produk olahan mie di Tanah Air masih sangat terbuka lebar, bagi para calon pebisnis.

"Setidaknya kami menemukan delapan cara jitu untuk mengembangkan bisnis produk olahan mie di Indonesia, yang kami simpulkan berdasarkan cerita-cerita unik dari para pelanggan kami," jelas Budi, ditemui di sela-sela "Noodle Market Festival 2018" di Lippo Mall Puri, Jakarta, Sabtu (24/02/2018).

Poin pertama dari strategi yang perlu dilakukan, #BeraniInovasi melakukan berbagai terobosan baru dengan ragam sajian. Hal ini wajib dilakukan mengingat bisnis produk olahan mie sudah menjamur di Indonesia.

Di sisi lain, keberadaan mie sudah menjadi makanan pokok kedua di negeri ini. Menggandeng Layanan pemesanan delivery online merupakan poin kedua, yang sudah terbukti mampu mendongkrak penjualan olahan mie milik para pelanggan Bungasari.

Budianto menyatakan, pemasaran makanan masa kini sudah lebih praktis dan tidak terbatas dengan jarak.

"Hingga kini, layanan pemesanan online sudah memiliki jutaan subscriber. Para pelaku bisnis tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menyewa outlet atau ruko atau mengandalkan orang yang datang. Dengan adanya layanan pemesanan delivery online, peluang promosi maupun jualan semakin besar," jelas Budianto.

Lebih lanjut Budianto menjelaskan, meski menu yang ditawarkan relatif sama, semisal mie ayam, namun sudah cukup banyak sajian mie yang dijual di pasar dengan menggunakan nama-nama yang unik. Penggunaan nama yang unik yang diyakini dapat mencuri perhatian pasar, merupakan poin ketiga dalam strategi yang diterapkan oleh para pelanggan Bungasari. Sementara poin keempat, yakni merangkul berbagai komunitas dalam guna melakukan penetrasi pemasaran.

"Orang Indonesia biasanya sangat antusias melakukan aktivitas bersama dalam sebuah kelompok atau komunitas. Peluang ini sering kali dimanfaatkan dalam menawarkan atau menyebarkan informasi produk," tutur Budi.

Poin kelima yakni memanfaatkan penggunaan media sosial atau medsos yang telah menjadi tren pemasaran saat ini. Tingginya ongkos untuk membayar iklan di sejumlah media konvensional menjadi salah satu alasan kuat. Berbagai jejaring sosial seperti Facebook, Instagram, maupun Twitter, terbukti telah dijadikan ruang dalam pengembangan peluang usaha.
"Tak sedikit dari para pengusaha, baik yang ada di pelosok desa, UKM, bahkan `partai besar`, mempromosikan produk atau layanan mereka dengan menggunakan medsos," kata Budi.

Namun di sisi lain, iklan, yang merupakan poin keenam, pun menjadi penting dalam mempromosikan produk. Berdasarkan catatan Bungasari, lanjut Budi, tampilan iklan yang unik mampu membuat orang berhenti untuk melihat iklan yang dihasilkan. Iklan pun kian menarik perhatian jika ditampilkan dengan sosok figur publik atau seleb, yang kerap disebut endorser.

Poin ketujuh dalam strategi menjajakan mie dengan menggunakan endorser ini, diyakini mampu mengambil hati para pecinta produk olahan mie.

"Di medsos sudah banyak pelanggan kami yang melakukan hal ini, yakni dengan Menjual atau mempromosikan produk dengan label nama sang endorser," ujarnya.

Poin terakhir atau kedelapan yang terpenting, "great food comes from great ingredients". Dalam bisnis produk olahan mie "wajib hukumnya" untuk selalu menggunakan bahan-bahan baku terbaik yang mana hal ini sangat memengaruhi hasil akhir produk olahan yang dihasilkan.

Untuk itu Bungasari telah menghadirkan rangkaian produk Hikari, di antaranya Hikari Kuning yang merupakan tepung terigu terbaik untuk menghasilkan produk olahan mie lezat di Indonesia.

Mengenai produk Hikari Kuning, Marketing Manager PT Bungasari Flour Mills Rio Ferdian mengungkapkan, kelebihan utama dari tepung terigu ini adalah kandungan abu (ash content) yang rendah serta kandungan gluten dan protein yang tinggi. Sehingga hasil mie yang dihasilkan memiliki warna yang lebih cerah dan tekstur yang lebih kenyal serta tidak mudah putus. Takara Ramen, salah satu pelanggan setia Bungasari, menggunakan Hikari Kuning untuk menghasilkan aneka jenis mie ramen yang diproduksinya.(tka)

Komentar

 
Embed Widget

x