Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Mei 2018 | 23:33 WIB
 

Gerakan Nusantara untuk Capaian Gizi Anak

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 2 Februari 2018 | 14:45 WIB
Gerakan Nusantara untuk Capaian Gizi Anak
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Gerakan Nusantara program untuk mendukung pencapaian status kesehatan dan gizi anak Indonesia yang lebih baik, dan diarahkan pada efisiensi dan kemandirian program pendidikan gizi di sekolah dasar.

Gerakan ini didukung oleh ajakan menerapkan Drink.Move.BeStrong yang menekankan pentingnya perilaku asupan gizi yang positif dan minum susu rutin serta bergerak aktif pada anak-anak untuk membentuk generasi kuat dan sehat.

Dalam pelaksanaan program Gerakan Nusantara, Frisian Flag Indonesia bekerjasama dengan Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia serta Dinas Pendidikan setempat.

Sebagai penyempurnaan penyelenggaraan program Gerakan Nusantara di tahun-tahun sebelumnya, tahun 2017 Frisian Flag Indonesia menambahkan kegiatan Traning of Trainer (TOT) untuk para guru. Sebanyak 2,134 guru yang terbagi dalam tiga kelompok yakni kepala sekolah, guru kelas IV dan guru kelas V telah mendapatkan pelatihan dalam program Training of Trainer (TOT) yang berlangsung di 740 sekolah di delapan propinsi.

Gerakan Nusantara juga berhasil menjangkau 520,815 siswa yang mengikuti edukasi tentang pengetahuan, sikap dan perilaku gizi positif.

"Keterlibatan guru dalam kegiatan edukasi gizi kepada anak-anak memberikan hasil yang positif. Jika tahun-tahun sebelumnya edukasi hanya ditujukan kepada anak-anak disekolah, tahun lalu kami mengubah pendekatan itu. Kami melibatkan guru-orang tua-siswa dan menciptakan sebuah ekosistem belajar yang lebih kondusif dan berkelanjutan, guru memiliki pengetahuan gizi yang lebih baik dan dapat menginspirasi anak-anak untuk menerapkan perilaku gizi yang lebih baik," kata Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Ir. Ahmad Syafiq, MSc, PhD, saat ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (02/02/2018).

Masih menurutnya, Orang tua pun mendapatkan edukasi gizi melalui seminar yang disampaikan oleh guru-guru yang telah diberikan pembekalan melalui program Training of Trainer (TOT) dan menjadi pendukung yang penting dalam menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga di rumah.

Tahun lalu Gerakan Nusantara mengunjungi 24 kota di delapan propinsi di Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi dan kesehatan termasuk di dalamnya penjelasan mengenai Pedoman Gizi Seimbang (PGS) sederhana, konsumsi susu, sarapan sehat, aktivitas gerak luar ruang, dan jajanan sehat.(tka)

Komentar

 
Embed Widget

x