Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 Agustus 2018 | 13:41 WIB

Persiapkan MPASI yang Tepat untuk Anak

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 30 Januari 2018 | 13:45 WIB
Persiapkan MPASI yang Tepat untuk Anak
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pentingnya kecukupan gizi untuk anak selama dua tahun pertama kehidupan. Karena itu, ibu harus benar-benar tepat untuk memberikan asupan gizi kepada buah hati.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2016, pengguna internet di Indonesia mencapai 132,7 juta jiwa atau sebesar 51,8 persen dari total populasi. Saat ini menemukan informasi online semudah menekan tombol.

Media sosial beserta para influencers yang ada di dalamnya menjadi faktor pertimbangan seseorang dalam mengambil keputusan, termasuk dalam hal mengasuh anak. Namun, ibu harus lebih bijak dalam memilih informasi yang diterima untuk menghindari kesalahpahaman, terutama dalam memberikan nutrisi yang tepat untuk bayi.

"Seringkali, pasien datang kepada saya untuk menanyakan tren parenting tertentu yang mereka lihat di media sosial. Saya hanya dapat mengatakan bahwa jika setiap anak berbeda, tetapi dalam menyiapkan nutrisi atau makanan pendamping ASI, ibu harus selektif tentang informasi yang mereka dapat," ungkap dr. Melanie Yudiana Iskandar seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima dari Philips Avent, Jakarta, Selasa (30/01/2018).

Masih menurutnya, nutrisi yang diberikan saat periode emas, yaitu 1.000 hari pertama kehidupan akan mempengaruhi perkembangan anak di sepanjang hidupnya, dari postur tubuh hingga perkembangan kognitif anak. Inilah mengapa mempersiapkan makanan pendamping ASI yang baik dengan nutrisi yang tepat sangatlah penting bagi tumbuh kembang anak.

"Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) selama periode pertumbuhan penting untuk perkembangan otak anak-anak. MPASI yang baik adalah yang mengandung karbohidrat, protein hewani dan lemak dengan kepadatan dan volume yang tepat," tambahnya.

"Banyak ibu yang kemudian salah kaprah bahwa pemberian MPASI setelah usia 6 bulan hanya terdiri dari buah dan sayur saja. Tidak ada kalori. Padahal buah adalah penghambat penyerapan zat besi, zat yang sangat dibutuhkan anak pada periode emas untuk mencegah anemia dan pembentukan sinaps-sinaps otak," ujar dr. Melanie.

Masih menurutnya, seiring bertambahnya usia bayi, kandungan zat besi pada ASI sang ibu berkurang, ditambah lagi buah dan sayur tanpa karbohidrat, makin lama si anak ini makin kekurangan zat besi.

"Karenanya harus ada karbohidrat, seperti tepung beras, tepung, kentang, lalu jangan lupa tambahkan protein hewani dan lemak baik pada MPASI," katanya.(tka)

Komentar

x