Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Februari 2018 | 03:24 WIB
 

Aerobik Dapat Tunda Risiko Alzheimer

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 29 Januari 2018 | 14:55 WIB
Aerobik Dapat Tunda Risiko Alzheimer
(Foto: zeenews)

INILAHCOM, New York - Terlibat dalam olahraga aerobik seperti berputar, berlari, berjalan mungkin tiga kali lebih efektif daripada jenis olahraga lainnya untuk menunda risiko penyakit alzheimer.

Sebuah studi menemukan hal tesebut. Aerobik juga dapat meningkatkan fungsi kognitif pada orang dewasa. Penyakit Alzheimer, bentuk paling umum dari demensia, adalah gangguan otak yang menghancurkan memori dan keterampilan berpikir dari waktu ke waktu dalam usia orang dewasa. Saat ini ada obat untuk kondisi tersebut.

Mengutip dari zeenews, Senin (29/01/2018), temuan, dipimpin oleh Gregory A. Panza, latihan fisiologi di University of Connecticut, menunjukkan bahwa dewasa pada risiko untuk atau yang memiliki Alzheimer, yang melakukan latihan aerobik sendiri mengalami tiga kali lebih besar tingkat perbaikan dalam kemampuan mereka untuk berpikir dan membuat keputusan daripada mereka yang berpartisipasi dalam pelatihan aerobik gabungan dan latihan kekuatan.

Orang dewasa pada latihan non-kelompok menghadapi penurunan fungsi kognitif. Namun, mereka yang dilakukan menunjukkan perbaikan kecil dalam fungsi kognitif tidak peduli apa jenis latihan yang mereka lakukan, kata para peneliti.

Geriatri ahli telah lama mengusulkan bahwa berolahraga dapat meningkatkan kesehatan otak dalam orang dewasa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa orang dewasa yang lebih tua melakukan 150 menit seminggu moderat (seperti berjalan), 75 menit seminggu latihan aerobik yang kuat, atau kombinasi dari dua jenis.

WHO juga menyarankan orang dewasa melakukan latihan penguatan otot pada setidaknya dua atau lebih hari dalam seminggu.

Untuk studi yang dipublikasikan dalam Journal of Geriatrics American Society, tim meninjau 19 penelitian yang melibatkan 1.145 orang dewasa yang meneliti efek dari pelatihan program pada fungsi kognitif pada orang tua pada risiko untuk atau didiagnosis dengan Alzheimer.

Peserta, di masa pertengahan-ke akhir 70an, 65 persen berada di risiko untuk Alzheimer dan 35 persen telah didiagnosis dengan Alzheimer.(tka)

Komentar

 
Embed Widget

x