Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 20:09 WIB

Banyak Perempuan yang Tak Sadar Pentingnya Gizi

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 25 Januari 2018 | 11:55 WIB

Berita Terkait

Banyak Perempuan yang Tak Sadar Pentingnya Gizi
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Lebih kurang dari 89,1 persen perempuan hamil yang mendapatkan tablet tambah darah, hanya 33,3 persen yang konsumsi tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan.

Hal tersebut merujuk dari data yang ada dari RISKESDAS 2013. Hal ini menunjukkan bahwa kebanyakan keluarga tidak memiliki pengetahuan tentang gizi dan perilaku kesehatan yang tepat. Kemudian, yang paling khusus adalah masih banyak perempuan yang tidak menyadari pentingnya gizi bagi diri mereka sendiri.

Contoh lainnya adalah belum semua anak usia 0-5 tahun mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) secara esklusif. Menurut data PSG 2016 menyebutkan hanya 54 persen yang menerima ASI esklusif.

Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat khususnya keluarga, membutuhkan pelayanan konseling ASI esklusif dan praktik - praktik pemberian makan serta pola asuh bayi dan anak yang tepat agar tercukupi kebutuhan gizinya.

Lebih utama adalah bagaimana masyarakat bisa memberikan dukungan kepada ibu dan ayah untuk memberikan makanan yang tepat bagi buah hatinya.

"Sudah lebih dari setengah abad kita memperingati hari gizi, semoga peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk perbaikan gizi bangsa ke depan," papar Anung pada acara puncak peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke 58, di Auditorium Siwabessy Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Kamis (25/01/2018).

Harapannya, melalui interaksi dan sinergi, lintas sektor, mampu mewujudkan kemandirian keluarga Indonesia dalam menjaga 1000 hari pertama kehidupan generasi bangsa, sehingga stunting bisa kita cegah.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, stunting (kerdil/pendek) adalah salah satu masalah gizi kronis yang menjadi priotas pembangunan kesehatan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2015-2019.

Stunting merupakan manifestasi dari kegagalan pertumbuhan atau growth faltering yang dimulai sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.(tka)

Komentar

Embed Widget
x