Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 Agustus 2018 | 13:41 WIB

Kebiasaan Makan Tidak Sehat Pengaruh dari Iklan?

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 19 Januari 2018 | 18:30 WIB
Kebiasaan Makan Tidak Sehat Pengaruh dari Iklan?
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, London - Anak yang banyak menonton iklan, kata para ilmuwan yang menemukan bahwa remaja yang terkena lebih dari tiga jam iklan sehari lebih mungkin untuk makan ratusan makanan sampah atau camilan.

Dibombardir oleh iklan TV untuk makanan tidak sehat, tinggi kalori bisa memimpin remaja makan lebih dari 500 makanan tambahan seperti keripik, biskuit, dan minuman soda sepanjang satu tahun dibandingkan dengan orang-orang yang menonton TV kurang.

Mengutip dari zeenews, Jumat (19/01/2018), energi dan minuman bersoda lainnya tinggi gula dan makanan kecil adalah beberapa makanan yang lebih mungkin untuk dimakan oleh remaja yang menyaksikan banyak TV dengan iklan.

Laporan oleh Cancer Research UK mempertanyakan 3,348 orang-orang muda antara usia 11-19 pada TV mereka melihat kebiasaan dan diet.

Ketika remaja menonton TV tanpa iklan peneliti tidak menemukan hubungan antara layar waktu dan kemungkinan makan lain junk food. Hal ini menunjukkan bahwa iklan di TV komersial dapat mengemudi anak-anak untuk konsumsi camilan makanan lain makanan yang tidak sehat.

Laporan ini juga yang terbesar pernah dilakukan oleh UK studi untuk menilai Asosiasi TV streaming pada diet.

Ia menemukan bahwa remaja yang mengatakan mereka secara teratur streaming TV menunjukkan dengan iklan lebih dari dua kali mungkin (139 persen) untuk minum minuman bersoda dibandingkan dengan seseorang dengan iklan rendah paparan dari streaming TV dan 65 persen lebih mungkin untuk makan makanan yang lebih siap daripada mereka yang streaming TV kurang.

Secara teratur makan tinggi kalori makanan dan minuman yang biasanya memiliki tingkat yang lebih tinggi lemak dan gula, meningkatkan risiko menjadi kelebihan berat badan atau obesitas.

Obesitas dapat dicegah terbesar kedua penyebab kanker di Inggris setelah Rokok, dan terhubung ke 13 jenis kanker termasuk usus, payudara, dan pankreas.

"Ini adalah bukti belum terkuat bahwa iklan junk food dapat meningkatkan berapa banyak remaja memilih untuk makan," kata Jyotsna Vohra, dari Cancer Research UK.

"Kami tidak mengklaim bahwa setiap remaja yang menonton TV komersial akan ngarai junk food tetapi penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang kuat antara iklan dan kebiasaan makan," kata Vohra.

"Laporan kami menunjukkan bahwa mengurangi iklan junk food dapat membantu untuk menghentikan krisis obesitas," katanya.

"Anak-anak obesitas lima kali lebih mungkin untuk tetap obesitas sebagai orang dewasa yang dapat meningkatkan risiko kanker kemudian dalam hidup," ujar Linda Bauld, dari Cancer Research UK.(tka)

Komentar

x