Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Mei 2018 | 01:22 WIB
 

Ini Sebab Ibu Hamil Alami Depresi

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 28 Desember 2017 | 12:45 WIB
Ini Sebab Ibu Hamil Alami Depresi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, New Delhi - Protein yang mengatur sistem di otak yang menengahi respons fisiologis terhadap stres mungkin bertanggung jawab atas depresi yang dialami beberapa wanita selama dan setelah kehamilan.

Mengutip dari zeenews, Kamis (28/12/2027), depresi pasca melahirkan menyerang hampir satu dari lima ibu baru, yang mungkin mengalami kecemasan, kelelahan parah, ketidakmampuan untuk terikat dengan anak-anak mereka dan pikiran untuk bunuh diri.

Depresi semacam itu juga telah dikaitkan dengan kesulitan perkembangan bayi. Meskipun stres telah diidentifikasi sebagai faktor risiko yang signifikan untuk depresi pasca melahirkan, kelainan kompleks ini masih kurang dipahami.

Penelitian yang dipublikasikan secara online di jurnal Psychoneuroendocrinology, menunjukkan keterlibatan sistem neuroendokrin yang menengahi respon fisiologis terhadap stres, yang disebut sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA), yang biasanya ditekan selama dan setelah kehamilan.

"Menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa disregulasi sumbu HPA dan protein spesifik di otak, KCC2, cukup untuk menginduksi perilaku dan defisit seperti postpartum dalam perawatan ibu," kata rekan penulis studi Jamie Maguire, Asisten Profesor di Tufts University School of Medicine di Boston, AS.

Temuan pada tikus menyediakan model penelitian untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab dan pengobatan untuk depresi pasca melahirkan, yang sebagian besar bergantung pada studi relasional pada manusia sejauh ini. Studi ini meneliti peran spesifik KCC2 dalam mengatur sumbu HPA selama dan setelah kehamilan. Periset peneliti menilai ekspresi protein pada otak perawan, tikus hamil dan postpartum.

Mereka mengamati penekanan (turunnya regulasi) KCC2 pada tikus perawan yang terpapar stres tapi tidak pada tikus hamil atau postpartum.(tka)

Komentar

 
Embed Widget

x