Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 08:45 WIB

Berambisi Punya Anak Pintar Boleh Saja, Asal...

Oleh : Santi Andriani | Kamis, 5 September 2013 | 14:09 WIB
Berambisi Punya Anak Pintar Boleh Saja, Asal...
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Berambisi memiliki anak yang pintar dan menonjol di sekolah boleh-boleh saja. Tapi menjadilah orang tua yang ambisius namun tetap sensitif.

"Tentu setiap orang tua ingin agar anaknya memiliki kemampuan lebih dari lingkungan sekitar dalam hal meraih prestasi dan kesuksesan di masa depan. Tapi ini lalu jangan menjadi ambisius yang negatif," kata psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani dalam diskusi Nutritalk tentang Ibu Masa Kini: Mebuka Jalan untuk Pemimpin Masa Depan yang diselenggarakan PT Sarihusada di Jakarta, Kamis (5/9).

Anna menjelaskan, ambisius negatif adalah ketika orang tua hanya memaksakan kehendaknya kepada anak tanpa mau tahu apa sebenarnya yang paling diminati dan apa yang menjadi kelebihan anak itu sendiri.

Padahal, lanjut Anna, jika anak mungkin kurang menonjol dalam bidang akademis atau salah satu mata pelajaran, pasti ia memiliki kelebihan di bidang lainnya. Inilah yang juga harus digali orang tua.

"Misalnya ketika rapotan (menerima rapot) disekolah, ibu jangan cuma tanya berapa ranking anaknya di kelas. Tapi tanya juga bagaimana kehidupan sosialnya di sekolah,bagaimana pergaulannya dengan teman-teman atau minatnya terhadap bidang lain selain akademis," terang Anna.

Dari sini, sambung Anna, para ibu bisa mengenali apa sebenarnya yang menjadi minat dan kelebihan anak. Lalu mengembangkan kemampuannya sehingga anak bisa berprestasi sesuai dengan bidang yang dikuasainya.

"Ini akan membedakan pola asuh yang otoriter, ambisius yang hanya memaksakan kehendaknya kepada anak. Tapi sebaliknya ambisius yang sensitif, yang mau mengenali apa sebenarnya yang diminati anak," ujarnya. [mor]

Komentar

Embed Widget
x