Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:46 WIB

Obat Pemutih Kulit Bisa Menyebabkan Kebutaan

Oleh : Bachtiar Abdullah | Rabu, 4 September 2013 | 02:30 WIB
Obat Pemutih Kulit Bisa Menyebabkan Kebutaan
(Foto : xaluan.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Bangkok Zat pemutih tertentu, termasuk yang kerap diiklankan di media sosial, bisa menyebabkan kebutaan atau kanker kulit, ujar ahli penyakit kulit pemerintah Thailand.

Pil, cairan atau kosmetik yang diiklankan bisa memutihkan kulit , biasanya mengandung AHA (alpha hydroxyl acid) dalam jumlah besar dan idealnya dibeli sesuai resep dokter kulit, kata Dr Jinda Rojjanamethin, penjabat Lembaga Dermatologi Kementerian Kesehatan Thailand.

Ia menjelaskan bahwa para pengguna cairan pemutih ini bisa mengalami perasaan terbakar, terkelupas atau terbakar kulitnya, atau mereka manjadi sangat sensitif terhadap terpaan matahari.

Sejumlah produk ini juga bisa menyebabkan kanker kulit jika digunakan dalam jangka watu lama, bahkan bisa menyebabkan kebutaan jika dioleskan dan terkenamata, tambah dokter ini kepada koran The Nation, terbitan Bangkok, Selasa (3/9).

Masyarakat, terutama wanita, yang ingin memutihkan kulitnya harus menemui dokter kulit yang memang berhak mengeluarkan resep dengan kandungan AHA yang tidak merusak kulit. Dokter kulit akan memberi cara penggunaan dan dosis serta jangka waktu produk berlaku.

Upaya memutihkan kulit itu kini menjangkiti banyak wanita berkulit sawo matang di Asia Tenggara. Di Indonesia banyak ditemukan sejumlah produk pemutih kulit yang tidak disertai keterangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Kementerian Kesehatan.

Juga marak masuk sejumlah produk pemutih asal China, yang kemungkinan besar berisi zat mengandung air raksa. [mor]

Komentar

Embed Widget
x