Find and Follow Us

Minggu, 15 Desember 2019 | 14:57 WIB

Awas Perpisahan Bisa Diprediksi

Oleh : Santi Andriani | Selasa, 14 Mei 2013 | 09:17 WIB
Awas Perpisahan Bisa Diprediksi
Perpisahan hubungan - (Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Psikolog percaya bahwa mungkin untuk memprediksi apakah pasangan itu akan bercerai atau tidak.

Seperti dikutip dari midday, beberapa gejala ini memberi tahu Anda kalau hubungan Anda bisa saja berakhir dengan perpisahan.

Jadi sebaiknya hindarilah dan selalu cari jalan keluar yang terbaik untuk semua.

Pertama

Pasangan yang akhirnya bercerai dua kali lebih mungkin mengekspresikan penghinaan selama perselisihan daripada pasangan yang awet.

Penghinaan digambarkan sebagai lebih kuat dari kemarahan - itu adalah kemarahan dicampur dengan perasaan jijik.

Misalnya berbicara dengan pasangan Anda seperti mereka lebih rendah dari Anda.

Kedua

Menurut News.com.au, pasangan yang saling mengkritik pribadi juga lebih mungkin untuk bercerai.

Kritik lebih parah dari hanya sekadar mengeluh tentang perilaku pasangan. Ini bisa digunakan untuk menyerang mereka tentang kepribadian mereka.

Ketiga

Sikap membela diri yang terlalu berlebihan bisa meramalkan akhir dari sebuah hubungan.

Jika salah satu di antara mereka mencoba untuk membuktikan pasangan mereka adalah "lebih salah" ini adalah tanda lain pasangan bisa menuju perceraian.

Keempat

Jika selama berselisih, salah satu atau kedua pasangan memilih nonaktif dari percakapan itu adalah tanda mereka menuju perceraian.

Diam bukan berarti selalu baik. Ini bisa juga mengisyaratkan bahwa Anda sudah malas mencari jalan keluar dan membiarkan ini berlarut-larut tanpa penyelesaian.

Pada akhirnya Anda seperti memilih membiarkan ini berakhir saja, karena terlalu lelah untuk mencari solusi. [mor]

Komentar

Embed Widget
x