Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 13:41 WIB

Stres Ternyata Juga Menyehatkan

Oleh : Santi Andriani | Kamis, 18 April 2013 | 13:25 WIB
Stres Ternyata Juga Menyehatkan
ilustrasi - (Foto : istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Stres ternyata tak selamanya berakibat buruk pada kesehatan. Sebuah penelitian justru mengungkapkan, mengalami stres justru bisa meningkatkan daya ingat seseorang.

Hal ini ditemukan setelah percobaan terhadap tikus dilakukan. Stres yang dialami tikus menyebabkan sel induk di otak tikus berubah menjadi sel-sel baru yang setelah dua minggu kemudian tetap meningkatkan kinerja mental mereka.

"Kita selalu berpikir tentang stres sebagai hal yang benar-benar buruk, tapi tidak. Beberapa jumlah stres mendorong tingkat kewaspadaan yang optimal, perilaku dan kinerja kognitif," kata Daniela Kaufer, profesor biologi integratif di Universitas California, Berkeley.

"Saya pikir stres mungkin apa yang membuat otak lebih waspada, dan Anda melakukan sesuatu dengan lebih baik ketika Anda waspada," katanya seperti dilansir dari dailymail.

Untuk mendapatkan kesimpulan itu, peneliti melakukan serangkaian percobaan terhadap tikus-tikus. Mereka diberi stres buatan, yaitu dengan mengurungnya selama beberapa jam di kandang.

Hal ini menyebabkan hormon stres (kortikosteron) meningkat seperti ketika mengalami stres kronis, meskipun hanya beberapa jam. Tapi ini juga meningkatkan dua kali lipat pertumbuhan proliferasi sel-sel otak yang baru.

Para peneliti juga menemukan bahwa tikus stres memiliki hasil lebih baik pada tes memori dua minggu setelah peristiwa stres. Namun tak dijelaskan bagaimana mereka melakukan tes untuk mengetahui kemampuan memori para tikus itu.

"Tapi dalam lingkungan alam, di mana stres akut terjadi secara teratur, itu akan menjaga hewan lebih waspada, lebih selaras dengan lingkungan dan apa yang sebenarnya adalah ancaman atau bukan ancaman," tulis penelis dalam penelitian yang diterbitkan pada eLife. [mor]

Komentar

Embed Widget
x