Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 17:59 WIB

Nikmatnya Kambing Picu Hipertensi?

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Minggu, 28 Oktober 2012 | 07:01 WIB
Nikmatnya Kambing Picu Hipertensi?
IST
facebook twitter

INILAH.COM,Jakarta - Perayaan Hari Raya Idul Adha memang sangat erat kaitannya dengan hidangan yang lezat bernuansa kambing.

Daging kambing yang dikonsumsi memang bisa menyebabkan tekanan darah seseorang menjadi tinggi, apalagi jika orang tersebut sudah memiliki riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi). Naiknya tekanan darah ini disebabkan oleh energi yang dihasilkan dari daging kambing yang dikonsumsi tersebut sangat tinggi.

Sebagai contoh bila daging kambing sebesar 100 gr tersebut diolah menjadi gule maka kadar kalori yang tersimpan sebesar 125 kalori dan bila diolah menjadi sate maka kadar kalori yang dihasilkan sebanyak 150 kalori. Nah, kalori tersebut yang nantinya akan diubah menjadi lemak tubuh.

Untuk itu bagi penderita darah tinggi sebaiknya mengonsumsi daging putih saja seperti ikan atau ayam, karena mengandung lemak yang sedikit. Bagi pecinta daging kambing jangan lupa untuk mengonsumsi sayuran dan berolahraga setelah makan untuk mengurangi jumlah kalori dan lemak yang masuk ke dalam tubuh.

Bukan salah satu pemicu utama

Perlu diketahui, hipertensi maupun penyakit jantung tidak muncul begitu saja. Artinya, penyakit tersebut diderita akibat pola konsumsi makanan yang keliru. Misalnya, terlalu banyak menyantap makanan berlemak, berkolesterol tinggi, berserat rendah atau mengandung garam tinggi.

Jadi, tidak benar ada pendapat, bahwa makan daging kambing akan tiba-tiba menderita hipertensi atau serangan jantung. Seandainya benar terjadi seseorang makan daging kambing, lalu tekanan darahnya naik atau mengalami serangan jantung, kesalahan tidak semata-mata terletak pada daging kambing yang di santap.

Melainkan kadar kolesterol yang melewati ambang batas. Memang, setelah mengkonsumsi daging kambing badan terasa gerah atau panas berlebihan bahkan bisa menyebabkan pusing pada sebagian orang.

Oleh sebab itu sebaiknya dibatasi mengkonsumsi daging merah, termasuk daging kambing dalam porsi yang wajar. Semua jenis makanan bila dikonsumsi berlebihan berefek kurang baik bagi kesehatan.

Komentar

Embed Widget
x