Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 23:46 WIB

Ini Dia 'Kejahatan' Pria Saat Bercinta

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Jumat, 14 September 2012 | 20:15 WIB
Ini Dia 'Kejahatan' Pria Saat Bercinta
ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM,Jakarta - Aktivitas bercinta menjadi sebuah kegiatan yang mengasyikan karena selain mempererat hubungan antara Anda dan pasangan, juga bisa mendatangkan kenikmatan.
Namun terkadang, saat melakukan hubungan bercinta pria tanpa disengaja melakukan beberapa sikap yang membuat perempuan pasangannya merasa marah, kecewa dan sedih, bahkan 'menyakitkan'. Apa saja?
Selalu meenganggap pasangan puas
Hanya karena Anda mencapai puncak kepuasan bukan berarti pasangan Anda puas. Ingat ada orang lain di samping Anda, karena itu berusahalah membuat pasangan senang dan memberikan hal sama.
Menghentikan foreplay tiba-tiba
Foreplay merupakan bagian penting sebuah hubungan intim. Tetapi sebagian pria seringkali menganggap foreplay membuang-buang waktu dan ingin tergesa-gesa melakukan hubungan intim.
Foreplay ibarat makanan pembuka yang umumnya pasangan perlukan sebelum hidangan utama. Karena itu lakukan hal-hal sederhana seperti mengelus, mencium, membisikan sejumlah ungkapan seksi sampai menyentuh bagian-bagian sensitif akan terasa sangat berbeda dan tidak akan pernah terlupakan.
Mengabaikan bahasa tubuh
Walaupun awalnya wanita terlalu malu mengatakan apa yang ia sebenarnya inginkan di tempat tidur, bahasa tubuhnya akan menjadi sebuah petunjuk.
Karena itu perhatikan tanda-tanda yang ditujukan tubuhnya sampai ia merasa cukup nyaman mengatakan secara verbal. Cobalah perhatikan bagaimana pasangan Anda merespon sentuhan dan reaksi yang dilakukan.
Jika Anda melihat tubuhnya mulai tegang ketika disentuh, ubah sentuhan sehingga merasakan kesenangan lebih nyaman. Sebaliknya jika masih belum terpengaruh, inilah waktunya untuk meningkat volume sentuhan.
Acuh pada pasangan
Wanita umumnya tidak ingin diabaikan di tempat tidur karena ini akan membuat rasa tidak nyaman dan bahkan marah. Ini biasa dilakuan pria saat telah mencapai ejakulasi.
Jangan biarkan seperti itu, perlakukan pasangan seperti saat Anda tengah bercumbu, peluk, dan cium sehingga kehangatan tetap dapat ia rasakan.
Berprilaku bak raja
Hubungan intim dimaksudkan untuk mencapai kesenangan dan kebebasan bukan ketidaksenangan dan ketegangan. Karena itu komunikasi menjadi sangat penting.
Cobalah meminta dengan suara lembut, menyampaikan keinginan dengan mata atau menarik tubuhnya ke posisi nyaman dan lihat reaksinya. Pendekatan ini akan memberikan hasil menguntungkan dibanding pendekatan komando.
Melupakan daerah sensitif
Kenyataanya pria mungkin lebih tertarik langsung ke pusat daerah sensitif wanita dan cenderung lupa kalau tubuh wanita itu dipenuhi daerah sensitif.
Selanjutnya ketika Anda berada di tempat tidur, cobalah mencium daerah punggung di mana bahu bertemu leher, usap sepanjang punggung sampai ke paha. Lakukan dengan lembut hingga ia merasakan sensasi luar biasa. [mor]

Komentar

Embed Widget
x