Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 04:35 WIB

Kebisaan Buruk Tapi Menyehatkan?

Oleh : Santi Andriani | Senin, 6 Agustus 2012 | 20:20 WIB
Kebisaan Buruk Tapi Menyehatkan?
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta- Semua orang pada dasarnya memiliki kebiasaan buruk. Namun mengapa sangat mudah melihatnya pada orang lain? Sementara terkadang keburukan pada diri sendiri sering tidak kita sadari.

Padahal tidak semuanya yang buruk itu buruk. Ada beberapa kebiasaan buruk justru bermanfaat untuk diri sendiri. Seperti diungkapkan sebuah penelitian dan dilansir dari the sun.

Penelitian menunjukkan kebiasaan buruk sebenarnya bisa membantu melawan penyakit seperti obesitas dan depresi akibat asma dan rasa sakit.

Gelisah

Baik untuk: Membakar kalori.

Gelisah konstan mencegah kelebihan berat badanberlebih.

Para ilmuwan dari University of Louisville di Kentucky mempelajari sesuatu yang disebut non-latihan thermogenesis aktivitas, ukuran aktivitas selama tugas-tugas sehari-hari dan tugas daripada pergi ke gym.

Mereka menemukan bahwa orang-orang yang selalu gelisah, atau yang hanya bisa duduk diam selama beberapa menit pada suatu waktu, kalori lebih banyak dibakar .

Berbaring di tempat tidur

Baik untuk: Mencegah obesitas.

Membiarkan anak-anak tidur di akhir pekan bisa menjaga mereka ramping bukan sebagaimana yang dikhawatirkan banyak orang tua, membuat mereka gemuk.

Sebuah penelitian baru menemukan kebiasaan teratur dapat mengurangi risiko obesitas lebih dari 30%.

Para ilmuwan meneliti anak usia sepuluh tahundan menyimpulkan bahwa tidur diakhir pekan membantu mengatur asupan kalori dengan mengurangi ngemil selama tidak tidur- karena lelah membuat kita merasa lapar.

Bergosip

Baik untuk: Kesehatan mental.

Memiliki mengobrol yang baik dapat memiliki efek positif pada kesehatan mental wanita - bahkan jika itu tidak begitu bagus untuk gendang telinga suaminya.

Boffins di University of Michigan menemukan wanita yang bergosip lebih bahagia dan lebih sehat karena meningkatkan kadar progesteron, hormon yang terbukti mengurangi tingkat kecemasan dan stres.

Progesteron adalah hormon steroid yang diproduksi oleh indung telur.

Mengunyah permen karet


Baik untuk : Meningkatkan konsentrasi.

Penelitian menunjukkan permen karet sebenarnya dapat meningkatkan kekuatan otak siswa.

Sebuah penelitian di Universitas Northumbria menemukan siswa memiliki ingatan lebih cepat terhadap kata dan angka jika mereka diizinkan mengunyah selama ujian.

Para ahli percaya angka mengunyah permen karet juga meningkatkan pasokan oksigen dan glukosa ke otak.

Tertawa keras


Baik untuk : tetap langsing.

Ini bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menghindari berat badan, kata peneliti di Vanderbilt University di Nashville, Tennessee.


Mereka menemukan tertawa selama15 menit setiap hari bisa membakar hingga lima pon lemak selama setahun.

Jumlah energi yang digunakan untuk benar-benar tertawa kira-kira sama dengan yang dibutuhkan untuk berjalan satu kilometer, para peneliti menemukan.

Bersumpah

Baik untuk: Menenangkan.

Melontarkan sumpah serapah atau umpatan ketika Anda kesal sebenarnya dapat membantu Anda menahan rasa sakit lebih lama, menurut penelitian dari psikolog di Keele University.

Mereka menemukan ini bisa mengurangi rasa sakit hingga 50%. Mereka menguji64 orang yang mencelupkan tangan mereka di air sangat dingin selama mungkin dan di antaranya bisa bertahan sambil terus mengucapkan kata-kata sumpah serapah ketimbang mereka yang diam saja. [mor]

Komentar

Embed Widget
x