Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 02:01 WIB

Maniak Video Porno, Sakit Kepala Menghadang ?

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Sabtu, 30 Juni 2012 | 13:05 WIB
Maniak Video Porno, Sakit Kepala Menghadang ?
guardian
facebook twitter

INILAH.COM,Jakarta - Berhati-hatilah bagi Anda yang amat menyukai tontonan film porno, karena meningkatnya gairah seksual mengakibatkan sakit kepala yang terus menerus. Benarkah?

Dr Amy Gelfand, seorang ahli saraf di University of California, San Fransisco School of Medicine, terdapat dua jenis sakit kepala yang terkait dengan aktivitas seksual. Sakit kepala yang datang berangsur-angsur bersamaan dengan semakin meningkatnya gairah seksual.

"Jenis yang umum adalah sakit kepala yang tiba-tiba saat merasakan orgasme," kata Gelfand.

Seperti diberitakan oleh Boddy Odd MSNBC, seorang pria asal India menderita sakit kepala yang cukup parah karena sering melihat video porno selama beberapa tahun terakhir sampai pada akhirnya dia menghentikan aktivitas tersebut.

Berdasarkan ahli saraf yang menanganinya, rasa sakit kepala yang dialami pria itu datang berangsur-angsur dimulai lima menit saat menonton video. Kemudian akan semakin hebat hingga video dimainkan selama 8-10 menit.

Meskipun telah berhasil didiagnosis, namun sakit kepala yang terkait aktivitas seks masih menjadi misteri. Menurut Gelfand tak ada yang mengetahui secara pasti penyebab terjadinya.

Beberapa berasumsi bahwa adanya kontraksi otot pada leher dan rahang saat melakukan hubungan seks bisa menyebabkan sakit kepala.

Sementara yang lainnya berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh pembuluh darah di kepala yang tidak bereaksi secara normal terhadap aktivitas seksual.

Sakit kepala yang berkaitan dengan aktivitas seksual selama ini diderita sekitar 1% dari populasi dunia, dan lebih sering dialami pria. Sementara ini penelitian belum menemukan adanya kaitan antara sakit kepala dengan perilaku seksual tertentu.

"Hendaknya, mengkonsumsi ibuprofen dan acetaminophen 1,5 jam sebelum menonton video porno jika jika Anda memiliki penyakit serupa," saran Gelfand. [berbagai sumber/mor]

Komentar

x