Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 02:44 WIB

Tinggi Badan, Antara Seragan Jantung dan Kanker

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Minggu, 8 April 2012 | 19:09 WIB
Tinggi Badan, Antara Seragan Jantung dan Kanker
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Siapa yang tak ingin memiliki berat badan yang ideal dan postur badan yang tinggi? Pasalnya, tubuh tinggi semampai sering menjadi modal dalam berpenampilan.

Namun sebuah penelitian mengungkapkan bahwa tinggi badan seseorang sering dikaitan dengan rentan terhadap suatu penyakit mulai dari serangan jantung hingga kanker.

Dilansir ABC News, penelitian menunjukkan bahwa wanita tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ovarium. Temuan ini didasarkan pada data dari 47 penelitian yang melibatkan lebih dari 100 ribu perempuan. Setiap lima cm penambahan tinggi badan, risiko kanker naik menjadi tujuh persen.

Penelitian lain di bulan Juni 2011 dan dipublikasikan dalam journal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention juga menemukan wanita tinggi memiliki peningkatan risiko 10 jenis kanker, termasuk payudara dan kulit. Sementara pria yang lebih tinggi berisiko tinggi kanker prostat.

Tak hanya itu, dilansir Dailymail, lebih banyak sel yang bisa berkembang menjadi sel kanker. Hormon pertumbuhan juga mungkin memainkan peran memicu kanker, jelas peneliti seperti dimuat dalam jurnal PLoS Medicine.

Dr Paul Pharoah dari Universitas Cambridge, wanita yang cenderung lebih tinggi dan berat daripada pendahulunya berkaitan dengan ancaman kanker ovarium.

Walaupun begitu, risiko keseluruhan terserang penyakit ini masih kecil. Kanker ovarium adalah kanker kelima yang paling umum pada wanita, dengan lebih dari 6.500 kasus didiagnosa setiap tahun di Inggris.

Dua pertiga wanita yang didiagnosis dengan penyakit ini tidak tertolong karena gejala tahap awal tak terdeteksi hingga mulai menyebar ke seluruh tubuh.

Faktor umur dan tak memiliki anak menjadi faktor yang juga meningkatkan risiko kanker rahim. Sementara pil kontrasepsi membantu melindungi kesehatan organ reproduksi wanita.

Selain kanker ovarium, tinggi badan juga meningkatkan risiko kanker lainnya termasuk kanker payudara. Namun peneliti menekankan perlu melakukan studi lanjutan mengamati keterkaitan ini.

Sementara itu, selain penyakit kanker, tinggi badan juga sering dikaitakan dengan serangan jantung. Hal ini coba dibuktikan oleh sebuah penelitian baru-baru ini meninjau ulang 52 penelitian yang melibatkan lebih dari tiga juta orang.

Mereka menemukan bahwa orang pendek memiliki risiko 50% lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan orang berpostur tubuh tinngi.

Penelitian lain pada 2006 dan dimuat dalam American Journal of Epidemiology menemukan bahwa kembar identik yang meninggal akibat penyakit jantung koroner cenderung lebih pendek dari saudara kembarnya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa risiko penyakit jantung bisa disebabkan oleh faktor lingkungan yang memengaruhi tinggi badan daripada faktor genetik. [mor]

Komentar

x