Kamis, 28 Agustus 2014 | 08:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
10 Makanan Penurun Kolesterol
Headline
istimewa
Oleh: Tiara Anisa
gayahidup - Jumat, 19 September 2008 | 04:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Banyak cara untuk menurunkan kadar kolesterol. Obat berbahan kimia terhitung efektif menurunkan kolesterol. Tapi tentu saja ada efek samping. Anda bisa mencoba menurunkan kadar kolesterol dengan cara alami.

Ada sejumlah makanan yang bisa menurunkan kadar Low-Density Lipoproptein (LDL) alias kolesterol jahat yang menyebabkan plak di pembuluh darah, dan meningkatkan High-Density Lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik yang bisa dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin yang larut di dalam lemak.
Untuk menurunkan kadar LDL, Anda harus mengurangi asupan lemak jenuh. Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu, krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati.
Namun banyak juga makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif menurunkan kadar kolesterol.
1. Kacang kedelai
Kacang kedelai dan turunannya, alias kedelai yang sudah diolah misalnya menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL.
Tapi ingat, meski nikmat tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak jenuh.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol.
2. Kacang-kacangan
Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.
3. Ikan Salmon
Ikan salmon sangat baik karena mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung.
The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik.
4. Alpukat
Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori.
Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.
5. Bawang Putih
Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk meningkatkan stamina.
Di masa modern, bawang putih dipakai untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi.
Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah.
6. Bayam
Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.
7. Margarin
Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanola
8. Mede, Almon, dan Kenari
Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung.
Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.
9. Teh
Teh, mau diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah.
Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan.
10. Cokelat
Cokelat ternyata sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu banyak susu mengandung terlalu banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung zat itu sehingga kurang sehat dikonsumsi.
Kandungan flavanoid cokelat bervariasi tergantung di mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
51 Komentar
risna
Sabtu, 30 Juli 2011 | 21:16 WIB
obat kolesterol apa ya saya berumur 40thn kolestrl saya 224
chaqtie
Kamis, 28 Juli 2011 | 21:25 WIB
@shree : nyaris sama, saya usia 29 tahun berat 43 kg, saya cek kolesterol di apotik dgn alat digital itu loh (entah akurat ato tidak), pertama cek hasilnya 216, saya akhirnya mulai mengurangi gorengan dan makanan yg bisa menaikan kolesterol, akhirnya turunlah menjadi 183, tp kemudian setelah 20 hari saya cek lagi, sdh naek lagi jadi 223, pdhl saya cukup menjaga pola makan saya, mohon bimbingannya :D
shree
Senin, 25 Juli 2011 | 08:07 WIB
umur sy 29th berat badan 43 kg kok kolesterol sy bisa sampe 300, tlng solusix donk.....
Jamur Dewa Herbal Alami Untuk Kesehatan
Rabu, 20 Juli 2011 | 19:41 WIB
Artikel yang sangat bermanfaat.
Lita Octaviani
Rabu, 20 Juli 2011 | 19:38 WIB
Untuk menurunkan kolesterol konsumsi Herbal Alami Jamur Dewa (Agaric Pure) Contact: 02170985599 Hp.085697595757 http://jamurdewajamurkesehatan.blogspot.com Jamur yang sudah terkenal di Jepang dan kini dibudidayakan di Malang, Jawa Timur.
hartyastuti
Sabtu, 16 Juli 2011 | 19:21 WIB
tangan seblah kok mati rasa apa karna kolestrolnya tinggi
Olive Sahara
Rabu, 13 Juli 2011 | 14:44 WIB
Diet ketat lemak untuk menurunkan kolesterol, perlukah? Temukan di: http://lemakminyak.blogspot.com/
rahmawati
Senin, 11 Juli 2011 | 18:52 WIB
bawang putih baiknya di makan mentah utk menurunkan kolesterol.ini aman dan manjur lho,plus minum tehnya kalau bisa tak pakai gula atau manis2 jambu.
obat tradisional
Selasa, 5 Juli 2011 | 21:35 WIB
wah mantaps ini artikel..terima kasih ya
arief
Selasa, 5 Juli 2011 | 15:51 WIB
buat kita2 yg kolesterol ato cenddrung kolesterol, ada solusi murah meriah utk menurunkan kadar ldl, kebetulan tadi browsing2 dapet link ini: http://blogauah.blogspot.com/2010/04/inilah-obat-penurun-kolesterol-yang.html
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER