Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 03:12 WIB
 

Cek Kesehatan Sebelum Nikah

Tekan Angka Kematian Anak

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 17 Desember 2017 | 16:00 WIB
Tekan Angka Kematian Anak
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Angka persalinan preterm (persalinan yang terjadi sebelum usia kehamilan 37 Minggu) kurang dari 37 ribu.

Indonesia berada di urutan kelima, negara di dunia dengan jumlah bayi prematur terbanyak, lebih dari 15.5 per 100 kelahiran, menurut survey dari UNICEF, dimana Swedia hanya 8 persen, Jepang 6 persen dan USA 11 persen.

Sekitar 1 dari 7 bayi lahir di Indonesia merupakan preterm, sebuah kondisi dimana otak bayi dan organ belum sempurna. Hal ini berkaitan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk merawat dan mengobati bayi dengan kondisi tersebut, yakni mencapai 10 juta sehari.

Iuran BPJS sebagian dipakai untuk membayar perawatan dan pengobatan bayi preterm yang dapat menghabiskan 30 juta rupiah sebulan dengan tidak ada jaminan bayi tersebut akan tetap hidup.

"Jadi yang paling krusial adalah kita harus mengatasi dulu di ujungnya, karena kalau tidak, BPJS akan bangkrut ke depannya. Artinya, gizi diperbaiki sebelum hamil," papar Dr.dr. Ali Sungkar, SpOG KFM, Jakarta, baru - baru ini.

Karena itu, masih menurutnya, calon ibu harus melakukan pre marital test. Hal ini sangat penting agar kelangsungan kehidupan dan kesehatan calon bayi dapat terprediksi dengan baik.

"lakukan pre-marital test untuk mengetahui kondisi mental dan fisik calon suami, juga termasuk pemeriksaan talasemi, hepatitis dan diabetes bagi para calon ibu," tambahnya.(tka)

Komentar

Embed Widget

x