Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 03:09 WIB
 

Ini Cara Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 17 Desember 2017 | 11:36 WIB
Ini Cara Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tidak jarang ibu meninggal saat melahirkan. Penyebab utama kematian ibu adalah pendarahan berat (hemoragik), keracunan kehamilan (preeklamsia), dan infeksi (sepsis).

Tidak hanya itu, terdapat pula kematian pada bayi yang baru lahir. Penyebab utamanya adalah bayi dengan berat lahirnya rendah di bawah 2500 gram, asfiksia atau sesak nafas dan infeksi.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melakukan berbagai cara salah satunya lewat memberi jaminan dari kesehatan BPJS.

"Pada era BPJS, pemerintah mempersiapkan fasilitas kesehatan (Faskes) pertama adalah puskesmas, dan rumah sakit, yang berdampak pada penurunan angka kematian ibu. Pemerintah mendukung dalam memberikan ketrampilan bagi para tenaga kesehatan untuk menangani ibu melahirkan sampai pada waktu bayi lahir," papar Dr. Eni Gustina,MPH, Direktur Kesehatan Keluarga dari Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, baru - baru ini.

Masih menurutnya, pemerintah memberikan pembiayaan lewat universal coverage dari BPJS. Ibu-ibu anggota BPJS diberikan jaminan persalinan supaya mereka tidak ada rasa takut tidak punya uang ketika melahirkan di faskes.

"Kebanyakan masyarakat masih percaya dengan Dukun Parazi, sebagai tokoh atau orang lama di daerah mereka tinggal. Dukun Parazi ini menggunakan doa-doa dalam menolong ibu hamil saat persalinan," tambahnya.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah menggelar kemitraan bidan desa dengan Dukun Parazi. Dengan kemitraan ini, peran parazi tidak dihilangkan, melainkan hanya digeser, dimana mereka tadinya yang menolong persalinan, kini mereka bermitra dengan bidan, bersama-sama membantu ibu selama proses kehamilan dan bersinergi dalam menolong ibu saat persalinan.

"Bentuk kerjasama bidan dengan dukun yang saling menguntungkan dengan prinsip keterbukaan, kesetaraan dan kepercayaan dalam upaya untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Salah satu strategi pemerintah yang cukup sukses adalah dengan menyekolahkan anak dukun parazi ini ke sekolah bidan sehingga dukun parazi dapat pensiun dan digantikan oleh anaknya," ujarnya.(tka)

Komentar

Embed Widget

x