Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 03:01 WIB
 

Ini Minuman Pendukung Menyusui

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 10 Desember 2017 | 17:10 WIB
Ini Minuman Pendukung Menyusui
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Air Susu Ibu (ASI) sangat penting untuk bayi yang baru lahir. Lantas apa yang dapat menambah air susu ibu agar mengalir deras?

Mengutip dari boldsky, Minggu, (10/12/2017), bayi yang baru lahir memiliki tubuh yang sangat sensitif, jadi apapun dan segala sesuatu yang digunakan pada mereka pasti ringan, terutama makanan.

Inilah satu-satunya alasan mengapa ASI saja disarankan kepada bayi dan ini karena mudah dicerna. Faktanya adalah bahwa semua ibu tidak pernah menghasilkan jumlah susu yang sama yang dibutuhkan untuk menyusui bayi mereka. Beberapa orang memiliki banyak ASI dan sebaliknya. Kurangnya ASI harus segera diatasi untuk memastikan hidup sehat bagi bayi.

Sifat ibu memberi kita banyak makanan yang bersifat laktogenik, dalam arti, ini menginduksi aliran susu setidaknya sampai tingkat yang cukup. Konsumsi makanan semacam itu dianggap baik menyusui. Berikut adalah makanan dan minuman yang baik untuk menyusui.

1. Air

Tidak perlu dikatakan bahwa air adalah hal pertama yang setiap orang rasakan ketika mengalami dehidrasi. Tidak ada pilihan yang lebih baik untuk ibu menyusui, karena ASI mengandung 88 persen air. Minum air putih secara teratur sepanjang hari memberi dorongan pada sekresi susu. Dianjurkan untuk mengonsumsi 13 gelas air sehari saat menyusui. Cara terbaik untuk memastikan bahwa Anda memiliki cukup air adalah dengan minum bahkan sebelum Anda merasa haus.

2. Teh Daun Raspberry

Teh daun raspberry adalah pilihan yang sangat lembut dan aman untuk mengkonsumsi pasca persalinan untuk memperlancar aliran ASI dengan lebih baik. Selain itu, teh juga memperkuat rahim. Teh bekerja dengan memproduksi estrogen dalam tubuh yang membantu dalam produksi susu. Empat sampai lima cangkir teh bisa dikonsumsi dalam sehari untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Teh ini menyediakan nutrisi seperti zat besi, kalsium, magnesium, dan vitamin E dan C.

3. Susu almon

Lemak tidak jenuh tunggal dalam susu almond membantu meningkatkan kualitas ASI. Selain itu, susu almon kaya akan vitamin A, D, E, dan kalsium. Ini bisa didapat sebagai alternatif susu sapi, terutama bila bayi alergi terhadap protein susu sapi. Namun, disarankan untuk meminta pendapat dokter Anda untuk penggantian yang lengkap karena beberapa bayi cenderung alergi terhadap kacang dan turunannya.

4. Jus buah

Pastikan untuk memiliki versi jus buah yang lebih sehat, yaitu buatan rumah karena kemasannya mengandung gula tambahan yang tidak sehat di dalamnya. Lebih baik berhati-hati saat memiliki jus yang kaya vitamin C seperti nanas dan buah sitrus, karena beberapa bayi sensitif terhadapnya dan mungkin akan menimbulkan ketidaknyamanan.

Jika tidak, semua jus buah bagus untuk diminum satu atau dua kali dalam sehari. Namun, bayi Anda mungkin mengalami ruam popok jika dikonsumsi berlebihan. Lebih baik menyimpan teh hijau sebagai pilihan terakhir saat menyusui. Jumlah sedang mungkin tidak menimbulkan banyak bahaya.

Hal ini karena adanya kafein dalam teh hijau, yang menimbulkan masalah seperti tetap terjaga pada bayi. Seseorang dapat memilih versi teh tanpa kafein untuk mengurangi risikonya. Namun, meski dalam jejak kecil kafein ini bisa ditemukan. Lebih baik menempelkan satu atau dua cangkir sehari saat menyusui.

5. Teh hijau

Lebih baik menyimpan teh hijau sebagai pilihan terakhir saat menyusui. Jumlah sedang mungkin tidak menimbulkan banyak bahaya. Hal ini karena adanya kafein dalam teh hijau, yang menimbulkan masalah seperti tetap terjaga pada bayi. Seseorang dapat memilih versi teh tanpa kafein untuk mengurangi risikonya. Namun, meski dalam jejak kecil kafein ini bisa ditemukan. Lebih baik menempelkan satu atau dua cangkir sehari saat menyusui.(tka)

Komentar

Embed Widget

x