Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 11:17 WIB

Jangan Takut Konsumsi Lemak Ketika Minum Susu

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 5 Desember 2017 | 11:35 WIB
Jangan Takut Konsumsi Lemak Ketika Minum Susu
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Konsumsi susu setiap hari tidak hanya baik untuk kesehatan tulang namun juga memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh.

Namun tidak jarang orang takut konsumsi susu karena mengandung lemak. Nah, ternyata tidak banyak orang yang menyadari bahwa selain kalsium, susu mengandung komposisi asam lemak yang unik dan banyak manfaatnya. Terutama untuk mencegah tubuh dari risiko terpaparnya penyakit - penyakit tidak menular.

DR. Marudut, MPS, ahli gizi sebagai dosen di Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II menjelaskan bahwa komposisi asam lemak susu yang unik dan kompleks terdapat tiga hal.

Pertama tersusun atas lebih dari 50 jenis asam lemak-asam lemak. Kedua, selain memiliki kandungan karbon rantai ganjil yakni asam pentadecanoat dan asam heptadecanoat atau asam margarat, yang merupakan indikator konsumsi susu. Kemudian ketiga, memiliki asam lemak trans yang dihasilkan melalui biohidrogenasi dengan bantuan enzim bakteri yang terdapat di saluran pencernaan. Sedangkan asam lemak trans pada pangan olahan lainnya dihasilkan melalui proses hidrogenasi atau penambahan atom hidrogen.

"Keunikan dan kekompleksan asam lemak inilah yang justru memberikan banyak keuntungan bagi tubuh manusia yang konsumsi susu," papar Marudut saat ditemui di acara Frisian Flag Fakta Ilmiah Kebaikan susu dan berbagai manfaatnya, Jakarta, Selasa (05/12/2017).

Perlu diketahui, segelas susu rata - rata mengandung 3-4 persen lemak susu dan dari jumlah lemak tersebut 90 persen terdiri dari asam lemak jenuh, 3,7 persen asam lemak trans, dan 5,3 persen asam lemak tak jenuh.

Masih menurutnya, asam lemak trans yang ada di dalam susu mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap kesehatan manusia dibandingkan asam lemak trans yang ada di produk pangan lain.(tka)

Komentar

 
Embed Widget

x