Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Juli 2018 | 16:51 WIB
 

Belajar Filosofi Kopi Gayo di Sail Sabang 2017

Oleh : Arif Budiwinarto | Sabtu, 2 Desember 2017 | 04:13 WIB
Belajar Filosofi Kopi Gayo di Sail Sabang 2017
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Sabang - Berkunjung ke Nangroe Aceh Darussalam (NAD) kurang lengkap rasanya tanpa menyeruput nikmatnya segelas kopi Gayo sembari berbagi cerita bersama teman karib. Banyak nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam pekatnya hitam kopi Gayo.

Bagi masyarakat Aceh, kopi Gayo bukan hanya minuman pelengkap di kala berkumpul di warung-warung kopi, santai di teras rumah atau saat melepas lelah setelah beraktifitas. Lebih dari itu, kopi hitam yang terkenal punya aroma kuat dan rasa nikmat tanpa dicampur gula ternyata banyak mengajarkan falsafah hidup.

"Yang membedakan kopi Gayo dengan kopi lain di Indonesia adalah aroma dan rasanya yang lebih kuat, istilahnya saat dihirup itu langsung nonjok," ungkap Rasidin, seorang produsen kopi Gayo kepada INILAHCOM, Jumat (1/12/2017) siang WIB.

"Tradisi di Gayo, kopi itu jadi konsumsi utama. Orang bangun tidur, cuci muka langsung ngopi dulu baru sarapan," dia melanjutkan.