Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 11:02 WIB
Hide Ads

Sail Sabang 2017 Jadi Event Terbesar di Indonesia

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 1 Desember 2017 | 13:24 WIB
Sail Sabang 2017 Jadi Event Terbesar di Indonesia
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Sabang - Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menyebut Sail Sabang 2017 sebagai event terbesar yang pernah digelar di Indonesia.

Menpar menjelaskan ada tiga aspek yang menjadikan Sail Sabang sebagai event sail terbesar di Indonesia. Pertama, melibatkan peserta terbesar. Data terakhir sampai tanggal 30 November 2017 jumlah pengunjung sudah lebih dari 30 ribu orang.

"Nah, jumlah ini 15 persennya adalah wisatawan mancanegara," kata Menpar di Kota Sabang, Jumat (1/12/2017).

Sail Sabang 2017 diramaikan dengan keikutsertaan yachter internasional serta hadirnya dua KRI kebanggaan Indonesia, Dewa Suci dan Dewa Ruci. Acara yang berlangsung sejak 28 November sampai 5 Desember juga akan dikunjungi kapal pesiar mewah (Cruise) Victoria yang membawa ribuan wisatawan.

Sejak acara dimulai penyelenggaraan Sail Sabang 2017 memiliki 46 event baik yang bernuasa bahari seperti free diving competiton, yacth rally serta tak ketinggalan budaya lokal antara lain tari-tarian serta pementasan seni kolosal Laksamana Keumalahayati.

Sail Sabang 2017 juga menghadirkan supporting event antara lain Jambore Iptek, International Freediving Competition, Sabang Underwater Contest, Sabang Carnival, Kapal Pemuda Nusantara, Aceh Culinary and Coffee Festival, Sabang Wonderful Expo and Marine Expo, Sales Mission Cruise Operator and Yacht, juga Seminar Wisata Bahari.

Puncak acara Sail Sabang 2017 akan berlangsung pada 2 Desember. Presiden Joko Widodo rencananya akan hadir dalam acara tersebut. "Dan ada acara puncak yang akan digelar 2 Desember, yang semoga cuaca semakin bagus dan acara berlangsung sukses," harap Menpar.

Sebelumnya, acara sail pada tahun 2016 diselenggarakan di Selat Karimata, Kalimantan Barat; tahun 2015 di Tomini, Sulawesi Tengah; tahun 2014 di Raja Ampat, Papua Barat; dan perairan Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Komentar

 
Embed Widget

x