Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 05:05 WIB

Cegah dan Lawan Penyakit Diabetes

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 13 November 2017 | 19:30 WIB
Cegah dan Lawan Penyakit Diabetes
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Penyakit diabetes kerap disebut silent killer. Karena itu, setiap orang harus bisa mencegah dan melawan penyakit tersebut sejak dini.

Tahun ini, peringatan World Diabetes Day juga spesifik mengarah pada tema "Wanita dan Diabetes".Berdasarkan WHO diabetes country profiles tahun 2016, penderita diabetes wanita di Indonesia (prevalensi: 7,3 persen) sedikit lebih banyak daripada pria (6,6 persen). Angka kematian wanita akibat diabetes pun lebih tinggi daripada pria.

Menurut Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo, saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka penderita diabetes yang semakin bertambah setiap tahunnya. Berdasarkan International Diabetes Federation tahun 2015, penderita diabetes di Indonesia mencapai 10 juta orang, menjadikan Diabetes sebagai pembunuh no 3 di Indonesia.

"Dalam hal ini, peran Ibu menjadi krusial sebagai sebagai pilar nutrisi keluarga atau nutritional gatekeeper, karena Ibu menjadi penentu makanan dan minuman yang dikonsumsi untuk keluarganya," papar Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo di acara #Hands4Diabetes oleh Tropicana Slim di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (12/11/2017).

Noviana Halim, Tropicana Slim Brand Manager menyampaikan, menurut anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas maksimum konsumsi gula seseorang hanya 4 sendok makan.

"Namun, banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsinya lebih dari itu, dengan semakin menjamurnya makanan dan minuman manis kekinian yang ada saat ini. Sebagai alternatif, Tropicana Slim hadir sebagai pemanis rendah kalori, yang mampu menjadi alternatif pemberi rasa manis yang lebih sehat," kata Noviana Halim.

Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD menambahkan, pemanis rendah kalori sebagai pengganti gula pasir sudah lazim dipakai sebagai alternatif penggganti gula, apalagi sudah mendapatkan izin edar dari BPOM, sehingga sudah terbukti aman dikonsumsi.(tka)

Komentar

 
Embed Widget

x