Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 11:13 WIB

Mengenal Teknologi Minimal Invasif untuk Kanker

Oleh : Aris Danu | Selasa, 7 November 2017 | 19:35 WIB
Mengenal Teknologi Minimal Invasif untuk Kanker
(Foto: Inilahcom/Aris DC)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Teknologi Minimal Invasif bagi penderita kanker yang selama ini dikenal di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Tiongkok akan hadir di Indonesia.

Rumah sakit khusus pengobatan kanker ini siap membuka cabang di Indonesia dengan fasilitas 10 teknologi terbaru standar internasional, seperti Intervensi, Cryosurgery, 3D Printed Template Assisted Seed Implantation dan metode lainnya.

"Metode-metode ini gabungan pengobatan Timur-Barat dan dapat mendatangkan harapan baru bagi pasien kanker," kata Prof. Liu Luguang, Chinese Elderly Cancer Association (CECA) di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Liu menyoroti bahwa penyakit kanker payudara yang menyerang para kaum hawa tak lepas dari tingkat deteksi dini yang masih rendah.

"Saat ini, masih banyak wanita yang memiliki tingkat kesadaran terhadap penyakit dan pemeriksaan payudara yang rendah," ujarnya.

Selama ini banyak orang menderita kanker, tetapi tidak tahu bagaimana mencari solusi pengobatannya, lanjut Liu. Untuk itu, hadirnya teknologi minimal invasif memberi harapan baru bagi para pengindap kanker.

"Banyak di antara mereka, tidak tahu pengobatannya. Bahkan, tertunda hingga tidak terselamatkan karena tidak menemukan metode pengobatan yang sesuai," kata Liu, yang juga menjadi salah satu pendiri tim MDT, International Technical Exchange Director St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Tiongkok.

Sementara itu, Wu Jin Guo, general manager St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou untuk Jakarta, mengatakan pengobatan dari rumah sakit tersebut membuka harapan baru bagi penderita kanker di Tanah Air.

"Mereka secara aktif menjalani pengobatan ilmiah dan efektif, sekaligus menjaga sikap percaya diri dan optimis, dan akhirnya menang melawan penyakit ini, mewujudkan kehidupan baru," kata Wu Jin Guo. [adc]

Komentar

 
Embed Widget

x