Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 18:12 WIB

Trend Sosmed Kini Jadi Tempat Belanja Warganet

Oleh : Aris Danu | Selasa, 26 September 2017 | 22:30 WIB
Trend Sosmed Kini Jadi Tempat Belanja Warganet
(Foto: Inilahcom/Aris DC)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta- Hasil riset Tetra Pak Index 2017 menunjukkan perjalanan konsumen mengalami perubahan sebelum mereka memutuskan melakukan belanja. Sosial media kini menjadi tempat efektif bagi warganet atau netizen yang merupakan konsumen untuk berbelanja.

"Pengguna internet di Indonesia didominasi oleh generasi millennial dan generasi Z; generasi yang lahir di era digital, dimana smartphone dan belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian mereka. Penting bagi pemilik brand untuk memikirkan strategi yang tepat dalam mempengaruhi keputusan pembelian mereka," kata Gabrielle Angriani, Communications Manager Tetra Pak Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (26/9/2017).

Konektivitas yang lebih besar dan pertumbuhan platform online secara cepat menghadirkan tantangan bagi brand. Secara khusus di Indonesia, lebih dari 106 juta orang menggunakan media sosial setiap bulannya, dan 85% diantaranya mengakses sosial media melalui perangkat seluler.

"Sosial media memiliki pengaruh besar dalam pertumbuhan bisnis, khususnya bisnis berbasis online di Indonesia. Konten buatan pengguna (user generated content) menjadi semakin penting pada era digital sekarang, yang menyumbang 65% waktu penggunaan media untuk rata-rata konsumen secara global. Selain itu, ulasan konsumen independen menjadi hal kedua terpenting yang dapat mempengaruhi proses pemasaran suatu produk. Mengacu pada Tetra Pak Index 2017, Super Leader, istilah yang diberikan terhadap influencer masa kini dengan engagement tinggi, juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi penetrasi brand di pasar," terang Gabrielle.

Selain itu, hasil temuan Tetra Pak Index 2017 juga menunjukkan bahwa kemasan memiliki peran penting bagi konsumen dalam mengambil keputusan ketika berbelanja. Sebagai contoh, kode digital yang dicetak pada kemasan dapat meningkatkan transparansi penelusuran suatu produk, yang memungkinkan konsumen untuk mengakses informasi tentang produk hingga ke sumbernya. Kemasan dapat diubah menjadi platform informasi dua arah di mana brand dapat menangkap data spesifik dan berharga tentang konsumen mereka, juga berbagi informasi lebih banyak tentang produk itu sendiri.

"Desain kemasan merupakan cara yang efektif untuk membangun brand melalui pengalaman multi-sensorik," ujar Wibisono, Marketing Director Tetra Pak Indonesia, seraya menambahkan," Brand bisa memanfaatkan kemasan sebagai alat pemasaran utama untuk menarik perhatian konsumen. Di Tetra Pak, kami menginisiasi penggunaan teknologi digital baru seperti augmented reality dalam kemasan kami untuk membantu brand memikat dan terhubung dengan konsumen generasi baru ini," papar Wibisono.

Terkait hal itu, sebagai perusahaan global pemimpin inovasi dalam industri pemrosesan dan pengemasan pangan, Tetra Pak menyediakan solusi lengkap melalui peluncuran Tetra Pak Index 2017. Tetra Pak hadir untuk membantu brand memanfaatkan ide dan kemasan produk inovatif sebagai medium penting untuk meningkatkan keterlibatan konsumen. [adc]

Komentar

 
Embed Widget

x