Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 18:16 WIB

Kemenkes Tegaskan Imunisasi MR Aman

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 16 Agustus 2017 | 16:00 WIB

Berita Terkait

Kemenkes Tegaskan Imunisasi MR Aman
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Beredarnya informasi terkait imunisasi MR bagi kesehatan seperti kelumpuhan, Kementerian Kesehatan RI menegaskan vaksin tersebut aman bagi kesehatan.

Hal tersebut berdasarkan pengkajian yang dilakukan oleh Komnas Pengkajian dan Pencegahan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas PP KIPI).

"Terkait penolakan imunisasi, Kemenkes melakukan pendekatan-pendekatan dengan mengefektifkan Komunikasi kepada mereka. Salah satunya bekerja sama dengan Komnas KIPI," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI, dr. Mohamad Subuh, MPPM, Jakarta, Selasa (15/08/2017).

Ketua Komnas PP KIPI dr. Hindra Irawan Satari mengatakan KIPI adalah setiap kejadian medik yang terjadi setelah pemberian vaksin bisa merupakan gejala, tanda, dan bisa juga pemeriksaan laboratorium.

"Tugas kami melakukan causality assessment. Kami mengkaji dari data-data yang ada sehingga bisa akhirnya mengklasifikasikan apakah kejadian pasca imunisasi ini ada hubungannya dengan vaksin yang diberikan atau tidak," papar Hindra.

Ada dua faktor utama yang dinilai, tambah Hindra pertama Konsep, yaitu mulainya vaksin diberikan sampai terjadinya kejadian pasca imunisasi. Kedua, apakah ada penyakit lain yang mendasarinya, atau kejadian pasca imunisasi itu terjadi karena memang anaknya sudah sakit.

Vaksin yang diberikan pada anak adalah virus yang dilemahkan. Sehingga akan ada reaksi pada tubuh terhadap bibit penyakit yang dilemahkan oleh virus tersebut.

"Karena virusnya hidup tidak langsung memberikan gejala, perlu waktu sampai terjadinya gejala," ujar dr. Hindra.

Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat bekas suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian pasca munisasi yang serius sangat jarang terjadi.(tka)

Komentar

Embed Widget
x