Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 Agustus 2018 | 11:36 WIB

Yuk, Bawa Anak Imunisasi Measles Rubella

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 20 Juli 2017 | 19:15 WIB
Yuk, Bawa Anak Imunisasi Measles Rubella
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pada Agustus - September 2017, pemerintah melakukan program imununisasi Measles Rubella (MR) di fasilitas kesehatan dan sekolah untuk anak - anak.

Kampanye imunisasi MR adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella secara cepat, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Imunisasi MR diberikan pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama masa kampanye. Imunisasi ini masuk ke dalam jadwal imunisasi rutin segera setelah masa kampanye berakhir, diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan anak kelas 1 SD/Sederajat.

"Imunisasi ini gratis tidak dipungut biaya. Kampanye imunisasi MR dilaksanakan selama Agustus - September 2017 untuk seluruh wilayah di pulau Jawa. Selanjutnya Agustus - September 2018 untuk seluruh wilayah di luar pulau Jawa," kata Dr.H. Mohammad Subuh, MPPM saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (19/07/2017).

Masih menurut Mohammad Subuh, Imunisasi MR diberikan pada anak usia sekolah di sekolah - sekolah SD/MI/Sederajat, SMP/MTS/sederajat. Kemudian, pada September diberikan di Posyandu, Puskesmas, dan Fasilitas Kesehatan lainnya untuk bayi dan anak yang belum bersekolah dan anak usia sekolah yang tidak bersekolah.

Pada tahun ini, sejumlah 6 provinsi, 119 kabupaten/kota dan 3.579 Puskesmas akan melaksanakan kampanye dengan total sasaran anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun yang akan diberikan imunisasi MR sejumlah 34.964.384 anak. Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Tim Penggerak PKK Pusat, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, dan juga lembaga terkait.

"Target yang ingin kami capai kurang lebih 95 persen. Untuk penyakit rubella, kami menargetkan eliminasi pada tahun 2020," paparnya.(tka)

Komentar

Embed Widget

x