Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 27 September 2017 | 04:41 WIB
Hide Ads

Wisman ke Sulut Melonjak Sejak Mei 2017

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 12 Juli 2017 | 16:30 WIB
Wisman ke Sulut Melonjak Sejak Mei 2017
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Manado - Sektor pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut) berkembang pesat. Terbukti dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang meningkat drastis hingga 449 persen pada Mei.

Sebab itu Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong Sulut, khususnya Manado untuk menjadi kawasan destinasi wisata favorit di Indonesia.

Berdasarkan laporan yang disampakan Kepala Bidang Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Marthedy Tenggehi, kunjungan wisman ke Sulut sebagian besar berasal dari Tiongkok, Jerman, dan Singapura

"Pada bulan Mei 2017, wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sulut berasal dari Tiongkok sebanyak 4.396 orang (78,65 persen). Di urutan kedua diikuti Singapura 176 orang (3,15 persen) dan Jerman 138 orang (2,47 persen) di urutan ketiga," ungkap Marthedy, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu (12/07/2017).

Kemudian berturut-turut turis dari Amerika 106 Orang (1,90 persen), Inggris 87 Orang (1,56 persen), Hongkong 74 Orang (1,32 persen), Malaysia 67 Orang (1,20 persen), Ausralia 64 Orang (1,15 persen), Belanda 62 Orang (1,11 persen) dan Perancis 47 Orang (0,84 persen).

Marthedy menambahkan, jumlah wisman yang datang ke Sulut mayoritas melalui pintu masuk bandara Sam Ratulangi yang signifikan.
"Maraknya turis ke Sulut karena banyaknya direct flight ke Manado yang menjadi pertimbangan tersendiri. Terobosan yang dilakukan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan promosi gencar Kementerian Pariwisata mampu meningkatkan jumlah wisman ke Sulut sampai ratusan persen setiap bulannya," tambahnya.

Wisman umumnya menikmati sejumlah tempat wisata laut, gunung serta menikmati kuliner Sulut yang dianggap sesuai dengan selera dan taste mereka.

"Kalau wisman datang di Manado selama enam hari, mereka menyerbu wisata bahari. Mayoritas tertarik dengan Bunaken, Danau Tondano dan Danau Linow. Nomor duanya suka wisata budaya, dan city tour karena turis itu suka berbelanja di Mantos, mengunjungi patung Tuhan Yesus di Citraland, ke kawasan Kampung Cina dan jalan-jalan di area Boulevard," paparnya.(tka)

 
Embed Widget

x