Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Agustus 2017 | 09:24 WIB

Tingkatkan Kesehatan Lingkungan

Coca-Cola Berhasil Kurangi Sampah Plastik

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 15 Juni 2017 | 14:15 WIB
Coca-Cola Berhasil Kurangi Sampah Plastik
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Meningkatkan kesehatan lingkungan bukan perkara mudah. Hal ini dibutuhkan keseriusan agar tidak terjadi pencemaran lingkungan yang berkepanjangan.

Sebagai salah satu perusahaan minuman, Coca - Cola menyadari pentingnya menggunakan wadah plastik yang ramah lingkungan dan mudah di daur ulang. Pasalnya, botol plastik sangat banyak mendominasi sampah di Jakarta dan Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan dengan menghasilkan botol Affordable Small Sparkling Package (ASSP). Pengembangan teknologi yang bekerja sama dengan KHS GmbH, Jerman, memungkinkan Coca-Cola memproduksi botol plastik berkualitas tinggi dan lebih ringan yang merupakan jenis pertama di Indonesia. Teknologi ini mengurangi penggunaan plastik hingga lebih dari 40 persen atau lebih dari 800 ton per tahunnya di Indonesia.

Visi pengemasan ini terdiri dari dua bagian, dimana bagian yang pertama adalah dengan konsumen. Para konsumen menyatakan bahwa mereka menginginkan kemasan yang mudah dibawa-bawa, dapat ditutup kembali, ringan, dan tahan banting, sesuai dengan gaya hidup modern mereka.

Bagian kedua dari visi itu adalah dari berkelanjutan. Menggunakan bahan plastik sesuai dengan yang dibutuhkan dan terus berusaha mendorong batas teknologi hingga dapat mengurangi jumlah plastik yang digunakan.

"Tujuannya adalah mencegah terciptanya limbah yang berlebihan namun tetap memberikan produk-produk berkualitas tinggi dan aman," kata Triyono Prijosoesilo sebagai Public Affairs & Communications Director Coca Cola Indonesia saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, baru - baru ini.

Menurut Dr. Ir. Gabriel Soedarmini Boedi Andari, M.Eng dari Fakultasi Teknik Universitas Indonesia menjelaskan keadaan sampah plastik di Indonesia saat ini sekitar 14 persen didominasi oleh sampah plastik. Dominasi sampah lainnya adalah dari sampah organik.

"Jumlahnya kira - kira 175.000 ton per hari atau 64 juta per tahun," ujar Gabriel Soedarmini Boedi Andari.

Masih menurutnya, untuk sampah di Jakarta, totalnya bisa menghasilkan sekitar 8 ribu ton per hari. Ini sangat memprihatinkan.

"Kalau diibaratkan dan bisa digambarkan seperti dua kali besaran luas candi Borobudur . Jadi satu hari sampah itu seluas candi Borobudur," tambahnya.

Melihat langkah yang dilakukan Coca - Cola dengan mengurangi penggunaan plastik dan menggunakan teknologi tersebut, dia sangat merespon positif. Hal ini karena, plastik yang digunakan pada botol Coca - Cola sangat mudah di recycle dan aman. (tka)

 
Embed Widget

x