Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 00:28 WIB

Aktivitas Fisik Kurang, Dapat Tingkatkan Penyakit

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 14 Juni 2017 | 12:15 WIB
Aktivitas Fisik Kurang, Dapat Tingkatkan Penyakit
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kurang aktivitas fisik mengakibatkan tren Penyakit Tidak Menular (PTM) berubah. Awalnya hanya diderita oleh kelompok usia lansia, namun kini sudah ditemukan di kelompok usia muda.

Menurut dr. Lily S. Sulistyowati, MM, Direktur Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, umumnya PTM disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, salah satunya adalah kurangnya aktivitas fisik. Padatnya kesibukan serta mobilitas yang tinggi membuat masyarakat kurang mengalokasikan waktu untuk berolahraga.

"Sekitar 80 persen penyakit tidak menular disebabkan oleh perilaku yang tidak sehat. Sekitar 26,1 persen penduduk kurang aktivitas fisik, 93,5 persen penduduk usia di atas 10 tahun kurang konsumsi buah dan sayur. Sekitar 36,3 persen penduduk usia 15 tahun ke atas merokok, perempuan lebih dari 10 tahun sekitar 1,9 persen. Kemudian, sekitar 4,6 persen penduduk di atas usia 10 tahun mengonsumsi alkohol," kata dr. Lily S. Sulistyowati, MM, Direktur Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular paada acara yang bertajuk Rutin Aktivitas Fisik, Keluarga Terhindar Penyakit Tidak Menular saat ditemui RPTRA Taman Kenanga, Jakarta, Selasa (13/06/2017).

Kemudian menurut dr. Michael Triangto, Sp.KO, Dokter Spesialis Keolahragaan, membiasakan hidup bergerak dan beraktivitas fisik harus dimulai sejak dini. Terutama pada anak - anak.

"Orangtua harus bisa mencontohkan kepada anak, untuk membiasakan diri berolahraga. Karena saat ini banyak anak - anak yang teridentifikasi menderita diabetes," papar dr. Michael Triangto, Sp.KO, Dokter Spesialis Keolahragaan.

Rutin beraktivitas fisik dapat memberikan manfaat baik bagi tubuh, diantaranya adalah mencegah penyakit, meningkatkan stamina, menguatkan dan menyehatkan, mencegah penyakit, meningkatkan stamina, menguatkan dan menyehatkan. Kemudian meningkatkan fleksibilitas, mengontrol berat badan, serta meningkatkan kualitas hidup. (tka)

Komentar

 
Embed Widget

x