Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 06:16 WIB

Cegah Infeksi dengan Cuci Tangan Lebih Higienis

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 12 Mei 2017 | 07:30 WIB
Cegah Infeksi dengan Cuci Tangan Lebih Higienis
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Infeksi nosokomial, atau yang disebut Health Care - Associated Infections (HCAIs), merupakan infeksi yang menjangkit tubuh pasien pada saat berada di rumah sakit.

Hal tersebut dapat berkembang menjadi infeksi yang parah. HCAI merupakan ancaman besar bagi keselamatan pasien karena dapat memperpanjang masa rawat inap dan merupakan salah satu penyebab utama kematian.

Pada negara berkembang termasuk Indonesia, prevalensi penularan infeksi meningkat hingga 40 persen. Bahkan, 50 persen bayi baru lahir yang terjangkit nosocomial memiliki tingkat probabilitas kematian lebih tinggi hingga 12 persen - 52 persen.

Penelitian lebih lanjut mengemukakan bahwa infeksi nosokomial di rumah sakit diakibarkan oleh kurangnya kepatuhan para tenaga kesehatan. Rata - rata kepatuhan tenaga kesehatan di Indonesia dalam.hal mencuci tangan hanya sekitar 20 persen - 40 persen.

Penyebab lainnya adalah kurangnya pengawasan, praktek pencegahan yang buruk dan tidak tepat, serta keterbatasan informasi mengenai pengendalian infeksi di rumah sakit. Untuk mengatasi masalah tersebut, sejumlah tindakan preventif di setiap rumah sakit, dan tentunya melalui program pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dengan menerapkan program hand hygiene.

Hand hygiene adalah suatu upaya atau tindakan membersihkan tangan dengan menggunakan sabun antiseptik pada saat mencuci tangan dengan air mengalir. Atau, bisa juga menggunakan handrub yang mengandung alkohol seshai dengan langkah - langkah sistematik yang ditentukan untuk mengurangi jumlah bakteri yang tersebar di tangan.

"Sejak Oktober 2007, WHO telah mencanangkan kampanye hand hygiene global pertama Clean Care is Safer Care yang kemudian berubah menjadi Save Lives: Clean Your Hands. Kampanye sudah berjalan selama 10 tahun ini berfokus pada praktek hand hygiene yang tepat untuk mencegah penyebaran infeksi nosokomial dan berbagai penyakit yang berakar dari infeksi tersebut," Prof. Didier Pittee, MD, MS, CBE, kata director of infection control programme & WHO collaborating center on patient safety, The University of Geneva Hospital and Faculty of Medicine saat ditemui di acara B.Braun melanjutkan komitmen untuk mencegah infeksi di Indonesia selama 10 tahun, Jakarta, Rabu (10/05/2017).

Pada kampanye ini, terdapat lima strategi yang sudah terbukti dapat meningkatkan kepatuhan para tenaga kesehatan. Strategi tersebut adalah mengedukaai para tenaga kesehatan, memonitoring dan memberikan performance feedback, workplace reminder, mencanangkan budaya institutional safety, dan merubah pada sistem yag ada.

Perubahan sistem tersebut mengacu pada penggunaan pencuci tangan yang mengandung alkohol sesuai dengan konsep my five moments of hygiene, yakni konsep mencuci tangan yang dicetuskan oleh WHO.(tka)

 
x