Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Agustus 2017 | 05:22 WIB

Suntik Silicon Sebabkan Impoten

Oleh : Suyadi | Senin, 8 Mei 2017 | 13:15 WIB
Suntik Silicon Sebabkan Impoten
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

BANYAK tulisan pada papan reklame di tepi jalan yang menawarkan perawatan kecantikan. Seperti di klinik-klinik kesehatan kecantikan sering menawarkan suntik sintetis atau silicon agar seorang wanita paras wajahnya terlihat indah, hidung mancung dan pipinya montok.

Juga dapat menambah memperbesar ukuran alat vital pria agar menjadi lebih besar dan tahan lama. Padahal untuk dapat memuaskan pasangan atau istri bukanlah karena ukuran alat vitalnya. Tetapi sebenarnya mereka hanya berharap pengertian dan kasih sayang serta penghargaan jerih payah dari hati yang tulus oleh seorang suami.

Ukuran kelamin pria yang dibilang tidak normal itu apabila dalam keadaan ereksi panjangnya kurang dari 7 sentimeter. Itulah yang disebut mycropallus. Ukuran alat vital seseorang sangat dipengaruhi keseimbangan hormonal, gizi, dan kesehatan umum seseorang. Secara medis ketika seseorang telah berhenti masa pertumbuhannya, berhenti pula kemampuan penis untuk bertumbuh.

Itulah sebabnya upaya alternatif, seperti penyutikan silicon, collagen, atau apa saja untuk memperbesar alat vital, tidak bisa dipertanggungjawapkan bahkan berbahaya.

Dari pengalaman saya, beberapa pasien yang datang ketempat pratek saya adalah penderita impotensi akibat menempuh upaya suntik silicon untuk memperbesar alat vitalnya. Karena itu berhati-hatilah ketika akan memutuskan menambah ukuran alat vital dengan cara alternatif.

Jika memang harus menjalani pilihlah upaya-upaya yang memiliki risiko kecil. Dan itu hanya bisa diupayakan dengan memperlancar aliran darah terutama peredaran darah ke organ genetal dan memaksimalkan peregangan otot-otot kelamin. Sehingga saraf-saraf penis maupun corfuskafernus cukup mendapat makanan dan oksigen, lalu saraf menjadi sensitif, dan otot-otot penis bertambah besar, menambah sensasi serta tahan lama.

Untuk itu dibutuhkan exercise atau olahraga, mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, hindari setres serta menjalani pola hidup sehat.

 
Embed Widget

x