Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 18:05 WIB

Donita Dukung Anak Eksplorasi Diri

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 30 April 2017 | 02:00 WIB
Donita Dukung Anak Eksplorasi Diri
Senior Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri+ Nestl Indonesia Riza Nopalas dan Selebriti Mom Donita dan anaknya Svarga (1 tahun 5 bulan) bermain di salah satu wahana Central Park di Nestl DANCOW Explore Your World di Kota Kasablanka, Jakarta (29/4). - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebagai ibu satu anak, Donita mengaku tidak pernah membatasi buah hatinya, Svarga untuk mengeksplorasi diri. Lantas, bagaimana caranya?

Menurut bintang sinetron tersebut, dia sangat berani untuk berkata Iya Boleh ketika melihat anaknya melakukan sesuatu hal yang berkaitan untuk mengeksplorasi diri. Menurutnya, seorang ibu harus benar - benar mengetahui apa yang baik dan tidak untuk buah hatinya.

"Jangan karena ketakutan ibunya, membuat anak menjadi takut dengan hal - hal tertentu," kata Donita saat ditemui di acara Inovasi Nestle DANCOW Advanced Excelnutri+ di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (29/04/2017).

Istri dari presenter Adi Nugroho tersebut menambahkan, para orangtua tanpa disadari kerap mengatakan kata jangan kepada anak. Hal ini akan menghambat proses tumbuh kembang sang anak dalam mengeksplorasi diri di lingkungan sekitar.

"Misalnya, kalau anak lagi pegang gunting, saya berusaha untuk memilih kata selain jangan. Saya putar otak untuk mengganti kata - kata tersebut. Misalnya, dengan mama pinjam dulu guntingnya. Ini bisa mengatasi atau mengantisipasi bahaya pada anak," tambahnya.

Masih menurutnya, berbeda halnya dengan ketika anak - anak memiliki rasa penasaran yang tinggi untuk naik - naik tangga. Kekhawatiran para orangtua mungkin takut anak jatuh dari tangga. Padahal, para orangtua bisa mengatasi hal tersebut dengan baik.

"Kita sering sekali bilang jangan. Kalau kita sering bilang jangan, otomatis anak menjadi takut. Jadi, ketika tidak ada orangtua di rumah, anak menjadi lebih penasaran dan semakin ingin mencoba. Misalnya, jangan naik tangga. Ketika tidak ada orang di depannya, anak mencoba naik tangga. Ibu bisa bilang Iya Boleh naik tangga, tetapi ibu jaga dan lihatin dari bawah ya, atau bisa bilang ibu pegangin ya. Agar anak bisa tetap merasa nyaman dan aman," paparnya.

Jadi, Donita menegaskan kepada para orangtua terutama para ibu untuk berani berkata Iya Boleh saat melihat buah hatinya sedang mengeksplorasi diri di lingkungan sekitar.

"Jadi, inilah saatnya bilang Iya Boleh kepada anak kita," ujarnya. (tka)

Komentar

 
Embed Widget

x